ragam

Tanam Pohon atau Menunggu Longsor? Pesan Tegas Bupati Garut

Senin, 26 Januari 2026 | 15:45 WIB


[Locusonline.co] Garut – Pemerintah Kabupaten Garut meluncurkan strategi pencegahan bencana berbasis alam. Bupati Abdusy Syakur Amin secara resmi menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa di wilayahnya untuk mempercepat dan memperluas program mitigasi lingkungan.





Langkah ini diambil sebagai respons atas bencana longsor yang baru saja melanda Kabupaten Bandung Barat, sekaligus upaya nyata mencegah tragedi serupa terjadi di Garut. Instruksi disampaikan Bupati dalam apel gabungan di Lapangan Setda Garut, Senin (26/1).





“Kita tidak boleh hanya diam menunggu apa yang terjadi. Semua itu harus ada ikhtiar. Salah satu yang diduga menjadi penyebab bencana kemarin adalah adanya alih fungsi lahan. Kalai kita tidak hati-hati, mungkin saja bencana serupa terjadi di tempat kita,” tegas Syakur.





Dalam arahannya, Bupati Garut menekankan pentingnya keseimbangan antara keimanan dan tindakan. Ia menggarisbawahi bahwa keyakinan akan takdir (Qudrah dan Iradah Allah SWT) tidak boleh menjadi pembenaran untuk bersikap pasif.





“Kepercayaan terhadap takdir harus dibarengi dengan ikhtiar maksimal melalui langkah-langkah pencegahan yang terukur,” ujarnya. Pendekatan ini menunjukkan visi kepemimpinan yang holistik, menggabungkan nilai-nilai spiritual dengan prinsip manajemen risiko yang rasional.





Target Utama: Menghentikan Alih Fungsi Lahan Kritis





Secara khusus, Bupati Garut menyoroti kondisi memprihatinkan di beberapa lokasi di mana hutan dengan tegakan pohon tinggi telah beralih fungsi menjadi perkebunan semusim.





“Kondisi ini sangat berisiko karena tanaman semusim tidak memiliki fondasi akar yang kuat untuk mengikat tanah, sehingga berpotensi besar memicu bencana longsor maupun banjir,” jelasnya.


Halaman:

Tags

Terkini