ragam

Momentum Satu Abad NU Jadi Titik Balik Pemberdayaan Ekonomi

Selasa, 27 Januari 2026 | 10:57 WIB



Memasuki seabad kontribusinya, Nahdlatul Ulama Garut mengukuhkan peran sosial-keagamaan dengan memasuki babak baru pemberdayaan ekonomi umat, didorong oleh sinergi kuat dengan pemerintah daerah untuk menyediakan akses modal inklusif bagi pelaku usaha.






[Locusonline.co] Memasuki usia satu abad pada tahun 2026, Nahdlatul Ulama (NU) di Garut tidak hanya merayakan sejarah panjangnya dalam pendidikan dan dakwah, tetapi juga mengukuhkan agenda baru yang lebih konkret: mendorong kemandirian ekonomi umat. Momentum Opening Ceremony Satu Abad NU dan Musyawarah Kerja Cabang di SOR Ciateul pada Senin (26/1/2026) menjadi panggung deklarasi kolaborasi strategis antara PCNU Kabupaten Garut dan Pemerintah Kabupaten Garut untuk menjawab tantangan ekonomi riil warga, khususnya dalam hal akses permodalan .





Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyatakan bahwa sementara apresiasi setinggi-tingginya telah diberikan atas kontribusi NU selama seratus tahun di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial, langkah ke depan harus berfokus pada sinergi pemberdayaan ekonomi lokal .





Sebagai tindak lanjut nyata, ia mengumumkan dukungan pemerintah daerah dalam memfasilitasi akses modal yang ringan bagi pelaku usaha, termasuk warga Nahdliyin dan masyarakat umum .





Ketua PCNU Kabupaten Garut, KH. Atjeng Abdul Wahid, menegaskan bahwa semangat peringatan satu abad ini adalah wujud syukur dan komitmen untuk terus menjalankan peran himayatul ummah (melindungi umat) dan khidmatul ummah (melayani umat) dalam konteks kekinian, termasuk melalui pemberdayaan ekonomi .





Strategi Pemerintah: Dari KUR 3% hingga Pembiayaan Tanpa Agunan





Komitmen Bupati Syakur untuk memperluas akses modal bukanlah wacana baru. Ia adalah bagian dari strategi berkelanjutan Pemkab Garut yang telah lama menjadikan kemudahan permodalan sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah .





Dalam berbagai forum, Bupati aktif mendorong perbankan untuk memperluas akses finansial, terutama bagi sektor rumah tangga dan UMKM, serta mendukung program-program inklusi keuangan .


Halaman:

Tags

Terkini