ragam

Duka Pangalengan, Negara Hadir Beri Hunian Permanen

Rabu, 4 Februari 2026 | 10:45 WIB
Dalam duka yang mendalam, negara hadir tidak hanya sebagai pemberi bantuan, tetapi sebagai pendamping yang mendengar.



Perhatian khusus diberikan kepada Ato Sunarto, ayah dari dua balita yang menjadi korban meninggal. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, memerintahkan pemberian bantuan permanen berupa sebidang tanah berikut bangunan rumah layak huni untuk keluarga tersebut.





Keluarga Ato sebelumnya menghuni rumah kontrakan di kawasan rawan. Untuk menghindari risiko di masa depan, pemerintah memilih skema relokasi permanen ketimbang sekadar memperbaiki kondisi lama. "Aparatur desa sedang membantu mencarikan lahan yang aman dan layak. Bantuan ini bentuk tanggung jawab sosial negara untuk memulihkan kehidupan mereka," papar Diki.





Tragedi longsor yang terjadi pada Minggu sore lalu tersebut merobohkan dapur sebuah rumah. Dua saudara kandung, seorang anak berusia 5 tahun dan adiknya yang masih berusia 3 bulan, meninggal dunia tertimpa reruntuhan. Respons cepat dan komprehensif Pemkab Bandung ini diharapkan dapat meredakan duka keluarga terdampak sekaligus menjadi model penanganan pasca bencana yang lebih manusiawi dan berorientasi pada solusi jangka panjang.





Kata Kunci






  • Longsor Pangalengan 2026




  • Bantuan korban longsor Bandung




  • Pemkab Bandung hibah rumah




  • Dadang Supriatna bantuan bencana




  • BPBD Kabupaten Bandung




  • Mitigasi bencana longsor




  • Relokasi warga terdampak longsor




  • Kampung Mekarsari Pangalengan




  • Bantuan sewa hunian bencana




  • Tembok penahan tanah Pangalengan





Langkah terintegrasi yang diambil Pemkab Bandung—mulai dari bantuan darurat, relokasi, hingga mitigasi—menunjukkan pendekatan baru dalam manajemen bencana yang lebih proaktif dan berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya menyembuhkan luka, tetapi juga membangun ketangguhan masyarakat menghadapi ancaman serupa di masa depan. (**)


Halaman:

Tags

Terkini