ragam

Pelatihan Servis HP Disnaker Bandung Dorong Warga Buka Usaha Mandiri

Kamis, 5 Februari 2026 | 05:36 WIB


[Locusonline.co] Bandung – Sebanyak 20 warga RW 03, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, kini tengah menimba keterampilan baru yang menjanjikan. Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung menggelar pelatihan servis handphone intensif selama tujuh hari, mulai 3 hingga 10 Februari 2026, sebagai upaya konkret menciptakan lapangan kerja dan merintis wirausaha baru di tingkat akar rumput.





Program yang merupakan realisasi dari usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025 ini didesain langsung berdasarkan kebutuhan pasar. Pelatihan ini menyasar warga yang ingin mengembangkan kemampuan teknis untuk segera bisa diterapkan, baik untuk membuka usaha mandiri maupun meningkatkan nilai jual di dunia kerja.





Kurikulum "Basic to Pro": Dari Perbaikan Ringan hingga Maskompleks





Pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Nurmalia, Irma, menjelaskan bahwa materi pelatihan dirancang secara komprehensif. "Kami membekali peserta dari tingkat dasar hingga lanjutan. Mereka diajari menangani kerusakan ringan seperti penggantian konektor dan baterai, hingga menggunakan power supply untuk mendiagnosa dan menghidupkan ponsel yang mati total," jelas Irma di sela-sela pelatihan, Rabu (4/2).





Dengan bekal tersebut, targetnya jelas: peserta siap membuka usaha servis mandiri (home industry) atau setidaknya mampu menangani perbaikan ponsel di lingkungan sekitar, menciptakan solusi praktis bagi tetangga sekaligus sumber penghasilan.





Metode 70% Praktik: Kunci Menciptakan Tenaga Kerja Siap Pakai





Agar efektif, pola pelatihan ini menerapkan komposisi 70% praktik dan 30% teori. Pendekatan dominan praktik ini dinilai krusial untuk membangun muscle memory dan kepercayaan diri peserta, sehingga mereka tidak hanya memahami konsep tetapi benar-benar terampil mengaplikasikannya.





“Pola ini kami nilai paling efektif untuk menyiapkan peserta terjun ke dunia kerja atau merintis jasa servis handphone secara mandiri segera setelah pelatihan usai,” tambah Irma. Pola ini sejalan dengan komitmen Pemkot Bandung untuk melahirkan wirausaha baru dan menekan angka pengangguran melalui keterampilan yang langsung bisa dimonetisasi.





Testimoni Peserta: Harapan untuk Perluasan ke Kalangan Muda





Salah seorang peserta, Susan Siti Saadah, merasakan langsung manfaat pelatihan ini. Ia mengaku kegiatan ini tidak hanya menambah keterampilan teknis yang sangat aplikatif, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong warga RW 03.


Halaman:

Tags

Terkini