ragam

Setelah Direvitalisasi, Baksil Kembali Jadi Favorit Warga Bandung

Kamis, 5 Februari 2026 | 17:31 WIB



Berikut manfaat strategis dari keberhasilan program ini:






  • Peningkatan Kualitas Lingkungan: Pohon-pohon di Baksil berperan vital dalam menyerap polusi udara, menurunkan suhu mikro (urban heat island effect), dan menjadi habitat bagi keanekaragaman hayati kota.




  • Kesehatan Masyarakat: Menyediakan ruang yang aman dan nyaman untuk berolahraga, berjalan kaki, dan beraktivitas di luar ruangan, yang berdampak langsung pada kesehatan fisik dan mental warga.




  • Pemulihan Ekonomi Lokal: Meningkatnya jumlah pengunjung berpotensi menggerakkan ekonomi lokal di sekitarnya, seperti warung kopi, pedagang kaki lima yang tertata, dan penyewaan alat olahraga.




  • Model Pengelolaan: Keberhasilan revitalisasi Baksil dapat menjadi blueprint atau model untuk perbaikan dan pengelolaan ruang terbuka hijau lainnya di Kota Bandung, seperti Taman Lansia, Taman Film, atau Taman Jomblo.





Melalui program ini, Pemerintah Kota Bandung mengirimkan pesan yang jelas: pembangunan kota yang berkelanjutan harus seimbang antara pembangunan fisik (built environment) dengan pelestarian dan peningkatan lingkungan alam (natural environment). Hutan Kota Babakan Siliwangi yang telah direvitalisasi bukan sekadar taman, melainkan simbol komitmen terhadap kota yang lebih hijau, sehat, dan layak huni bagi semua warganya.





Ke depan, tantangannya adalah menjaga keberlanjutan hasil revitalisasi ini melalui perawatan rutin, aturan pengunjung yang jelas, dan partisipasi aktif komunitas untuk bersama-sama menjaga salah satu permata hijau Kota Bandung ini. (**)


Halaman:

Tags

Terkini