“Kalau Jepara terkenal dengan ukiran dan kain tenun, sementara Kota Bandung lebih kreatif. Hal ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berinovasi,” ungkapnya.
Ia bahkan membuka peluang kolaborasi lintas kabupaten/kota secara lebih luas sebagai strategi memperkuat daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun global.
Filosofi Kolaborasi
Kepala Disdagin Kota Bandung, Roni Ahmad Nurudin, menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi awal yang baik untuk 2026 dalam membangun jejaring antar daerah.
Ia mengutip pesan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan:
“Seperti yang selalu disampaikan Pak Wali Kota, tidak ada kompetisi, yang ada adalah kolaborasi.”
Menurutnya, Galeri Patrakomala tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga fasilitas pembinaan yang mendorong pelaku UMKM naik kelas.
Lebih dari Sekadar Ruang Pamer
Galeri Patrakomala menjalankan sejumlah fungsi strategis, antara lain:
- Ruang promosi dan pemasaran produk unggulan UMKM Kota Bandung.
- Kurasi dan pendampingan kualitas produk agar sesuai standar pasar.
- Simpul jejaring antara pelaku UMKM, pemerintah, akademisi, dan pembeli.
- Ruang inkubasi inovasi, memadukan tradisi dengan desain kontemporer khas Bandung.
Model pengelolaan yang profesional inilah yang membuat galeri tersebut menjadi referensi bagi daerah lain.