Setelah melewati konsultasi publik dan musrenbang tingkat desa/kecamatan, forum tematik pemuda ini menjadi ruang penyaring terakhir agar aspirasi yang masuk ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 benar-benar orisinil, faktual, dan berbasis data lapangan.
"Aspirasi dari pemuda akan lebih otentik dibanding pendekatan teknokratik dari SKPD. Mereka tahu persis apa yang terjadi di lingkungannya," ujar Bambang.
Indeks Pembangunan Pemuda: Peta Jalan Menuju Garut Emas
Musrenbang Pemuda 2027 tidak hanya menghasilkan daftar usulan, tetapi juga komitmen bersama untuk memperbaiki capaian IPP Garut yang masih tertinggal dibanding daerah lain di Jawa Barat.
Beberapa poin kunci yang mengemuka:
| Domain IPP | Isu Utama | Arah Intervensi |
|---|---|---|
| Pendidikan | Rata-rata lama sekolah < 8 tahun | Beasiswa, afirmasi, pencegahan putus sekolah |
| Kesehatan | Isu mental health terabaikan | Program sadar mental, konseling sebaya |
| Ketenagakerjaan | Lapangan kerja terbatas | Pelatihan vokasi, wirausaha muda |
| Partisipasi | Ruang aspirasi terbatas | Penguatan OKP, forum rutin pemuda |
| Gender | Keterlibatan perempuan belum optimal | Afirmasi kepemimpinan perempuan muda |
Sinergi Lintas Sektor: OKP, Pemda, dan Masa Depan
Hadir dalam acara tersebut perwakilan OKP, tokoh pemuda, dan jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Suasana diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan keseriusan semua pihak dalam merumuskan pembangunan kepemudaan yang lebih baik.
Bupati menutup arahannya dengan pesan inspiratif:
"Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa depan. Jangan pernah lelah belajar, jangan pernah takut bermimpi, dan jangan pernah ragu untuk berkontribusi. Garut ada di tangan kalian."