Pernyataan ini membuka peluang kolaborasi strategis antara UNIGA dan Lemhannas RI, baik dalam riset kebijakan maupun pengembangan kader kepemimpinan nasional dari Garut.
Bupati Garut: Bela Negara Adalah Soft Skill Keberanian dan Ketangguhan
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang hadir langsung memberikan selamat kepada para wisudawan, menegaskan pentingnya perspektif geopolitik dan geografis dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Menurutnya, Program Pelatihan Bela Negara (PBN) yang dijalankan UNIGA bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi fondasi karakter yang harus dimiliki setiap warga negara.
"PBN adalah modal dasar soft skill: keberanian, ketangguhan, disiplin, keseriusan, dan pantang menyerah. Itu sangat penting. Kami berencana mengundang tenaga ahli dari Lemhannas untuk memperkuat perspektif ini, sekaligus memberi masukan dari daerah untuk dirumuskan dalam skala nasional," ungkap Bupati.
Ia juga menyampaikan selamat kepada para lulusan, berharap capaian akademik ini menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kualitas pengabdian bagi kemajuan Kabupaten Garut.
1.160 Lulusan, Fakultas Ekonomi Penyumbang Terbanyak
Rektor Universitas Garut, Irfan Nabhani, melaporkan bahwa wisuda kali ini diikuti oleh lulusan dari berbagai jenjang dan fakultas. Berikut rinciannya:
| Program/Fakultas | Jumlah Wisudawan |
|---|---|
| Program Pascasarjana | 54 |
| Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) | 184 |
| Fakultas Teknik (FTEKNIK) | 59 |
| Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK) | 186 |
| Fakultas Komunikasi dan Informasi (FKOMINFO) | 133 |
| Fakultas Kewirausahaan (FKWU) | 71 |
| Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) | 74 |
| Fakultas Ekonomi (FEKON) | 320 |
| Fakultas Pertanian (FAPERTA) | 79 |
| TOTAL | 1.160 |
Fakultas Ekonomi mencatatkan diri sebagai penyumbang lulusan terbanyak dengan 320 wisudawan, disusul FPIK (186) dan FMIPA (184).
Dalam pesan penutupnya, Irfan Nabhani berpesan agar para wisudawan tidak hanya membawa gelar, tetapi juga tanggung jawab moral.