ragam

13 RW di Cibangkong Bandung Buktikan Lahan Sempit Bisa Hasilkan Panen dan Olah Sampah Sendiri

Senin, 23 Februari 2026 | 06:06 WIB


[Locusonline.co] BANDUNG - Di tengah hiruk-pikuk perkotaan yang padat, sebuah kawasan di Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Cibangkong, justru menjelma menjadi oase hijau yang produktif. Semangat gotong royong 13 Rukun Warga (RW) berhasil menyulap lahan terbatas menjadi kawasan pertanian perkotaan terpadu yang tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga mengelola sampah secara mandiri.





Kelompok Tani Mandiri (KTM) "Buruan Sae" yang dikelola secara kolektif lintas RW ini kini menjadi percontohan sukses pertanian perkotaan di Kota Bandung. Inisiatif ini membuktikan bahwa keterbatasan lahan sama sekali bukan penghalang untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian lingkungan.





Dari Lahan Kosong Menjadi Lumbung Pangan Perkotaan





Ketua Forum RW Kelurahan Cibangkong, Nandang Rustaman, menceritakan perjalanan panjang transformasi lahan ini. KTM Buruan Sae mulai dirintis sejak April 2023. Saat itu, kondisi lahan masih jauh dari kata ideal. Namun, semangat warga untuk membangun tidak pernah surut.





"Dulu tidak seperti ini. Dari sedikit-sedikit kita bangun, kita selesaikan apa yang harus dibangun," ujar Nandang, mengenang awal mula perjuangan warga.





Dengan prinsip gotong royong, warga bahu-membahu membersihkan lahan, menyiapkan media tanam, dan membangun infrastruktur sederhana. Semua dilakukan secara swadaya dan penuh keikhlasan.





Bantuan Pemerintah Jadi Katalis Percepatan





Titik terang datang pada tahun 2024. KTM Buruan Sae mendapatkan dukungan bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Bandung. Bantuan ini menjadi katalis yang mempercepat pembenahan dan pengembangan kawasan secara lebih terstruktur dan profesional.





Sejak saat itu, wajah KTM Buruan Sae berubah drastis. Kawasan yang tadinya sederhana kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas produktif:


Halaman:

Tags

Terkini