ragam

Kampus Turun Gunung! Mendiktisaintek Siapkan Mahasiswa dan Teknologi untuk Atasi Krisis Sampah Bandung

Kamis, 26 Februari 2026 | 05:31 WIB


[Locusonline.co] Krisis sampah di Kota Bandung kini memasuki babak baru. Bukan hanya pemerintah daerah yang bergerak, tetapi juga perguruan tinggi dan ribuan mahasiswa siap turun langsung ke lapangan.





Komitmen itu disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, saat berkunjung ke Balai Kota Bandung, Rabu, 25 Februari 2026. Dalam pertemuan tersebut, ia menegaskan kesiapan kampus untuk menjadi bagian dari solusi nyata—bukan sekadar pengamat—dalam mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks.





Menurutnya, Bandung memiliki keunggulan yang tidak dimiliki banyak kota lain: jejaring perguruan tinggi besar, sumber daya akademik yang kuat, dan populasi mahasiswa yang melimpah. Kombinasi ini dinilai sebagai kekuatan strategis untuk membangun sistem pengelolaan sampah berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan rekayasa sosial.





“Kampus akan memetakan kebutuhan komposting, maggotisasi, biodigester, RDF, sampai rantai pasoknya. Setelah itu kita usulkan ke pemerintah pusat, sehingga tidak membebani APBD,” ujar Brian.





Mahasiswa Akan Turun Langsung Lewat KKN Tematik





Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah penerjunan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik. Namun, kali ini peran mahasiswa tidak hanya sebatas kegiatan sosial simbolis.





Mahasiswa akan dilibatkan dalam berbagai aspek strategis, mulai dari:






  • Edukasi pemilahan sampah di masyarakat




  • Pendampingan teknologi pengolahan sampah organik




  • Kajian model bisnis pengelolaan sampah




  • Pemetaan infrastruktur pengolahan sampah




  • Pendampingan UMKM dan sektor horeka (hotel, restoran, kafe)





Pendekatan ini dinilai jauh lebih efisien dibandingkan pembangunan fasilitas waste-to-energy berskala besar yang membutuhkan investasi hingga Rp2–3 triliun per unit.


Halaman:

Tags

Terkini