Ekosistem Sirkular: Dari Sampah Jadi Pangan
Bandung juga sedang membangun ekosistem ekonomi sirkular berbasis masyarakat melalui integrasi berbagai program, seperti:
- Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan)
- Buruan Sae (Urban farming)
- Dapur Sehat Atasi Stunting
Dalam sistem ini, sampah organik diolah menjadi kompos atau maggot, kemudian digunakan untuk pertanian perkotaan. Hasil panen dimanfaatkan oleh masyarakat, dan sisa organiknya kembali dikelola.
“Inilah sirkular Bandung Utama. Kita bangun budaya, bukan hanya teknologi,” kata Farhan.
Bandung Jadi Panggung Percontohan Nasional
Pemerintah pusat telah menetapkan lima kota sebagai pilot project pengelolaan sampah berbasis kolaborasi kampus dan pemerintah daerah:
- Kota Bandung
- Kota Bogor
- Kota Tangerang
- Kota Purwokerto
- Kota Yogyakarta
Namun, Bandung diproyeksikan menjadi model utama.
Program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, kampus, serta unsur TNI dan Polri untuk pengawasan dan penegakan hukum.
Insentif juga akan diberikan kepada pelaku usaha yang patuh dalam pengelolaan sampah, khususnya di sektor horeka dan pasar.
“Kita jadikan Bandung panggung percontohan nasional. Tahun ini kita keroyok bersama,” kata Brian.