[Locusonline.co] BANDUNG – Genap satu tahun sudah program Bandung Utama bergulir di Kota Bandung. Lebih dari sekadar rangkaian program, inisiatif ini telah menjadi gerakan kolektif yang menyentuh langsung kebutuhan warga, dari kesehatan, ekonomi, hingga perumahan. Yang menarik, seluruh program tersebut dirancang tidak dalam ruang hampa, melainkan selaras dengan visi Jabar Istimewa di tingkat provinsi dan Asta Cita Pemerintah Pusat.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa satu tahun pertama ini adalah fase konsolidasi sekaligus percepatan. "Bandung Utama bukan sekadar slogan, tetapi gerakan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Selama satu tahun ini, kami memastikan setiap program berdampak konkret," ujarnya.
Berikut adalah capaian dan sinergi strategis yang telah diwujudkan dalam satu tahun Bandung Utama.
Kesehatan: MBG dan CKG, Lindungi Kelompok Rentan Sejak Dini
Di sektor kesehatan, dua program unggulan mendapatkan perhatian khusus.
Pertama, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya diperuntukkan bagi siswa sekolah, tetapi juga diperluas hingga menjangkau ibu hamil dan menyusui. Distribusi dilakukan secara merata di seluruh wilayah kota, memastikan kelompok rentan mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mencegah stunting dan masalah kesehatan lainnya.
Kedua, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar resmi dimulai di SMP Negeri 5 Kota Bandung dan diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. Program ini menjadi langkah preventif strategis untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan siswa, sekaligus memperkuat layanan promotif dan preventif di lingkungan pendidikan.
Kedua program ini sejalan dengan misi peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam Asta Cita serta penguatan pelayanan publik dalam Jabar Istimewa.