ragam

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada 20 Maret, Ini Dasar Hisabnya

Senin, 2 Maret 2026 | 14:14 WIB


PP Muhammadiyah resmi umumkan 1 Syawal 1447 H bertepatan dengan Jumat Legi, 20 Maret 2026. Penetapan didasarkan pada hasil hisab dengan parameter kalender global tunggal.





[Locusonline.co] JAKARTA – Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi menetapkan bahwa Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah yang telah ditandatangani pada 22 September 2025.





Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, secara resmi menandatangani maklumat tersebut yang memuat keputusan hisab untuk tiga bulan penting dalam kalender Hijriah.





"1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M," demikian bunyi poin kedua dalam maklumat yang dikutip pada Minggu (1/3/2026).





Dasar Hisab: Mengacu pada Parameter Kalender Global





Penetapan ini bukan tanpa dasar. PP Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid melakukan hisab hakiki dengan prinsip, syarat, dan parameter yang mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal.





Dalam maklumat tersebut dijelaskan bahwa pada saat Matahari terbenam di hari ijtimak (konjungsi) terjadi, sebelum pukul 24.00 UTC terdapat wilayah di muka bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1, yaitu:






  • Tinggi Bulan > 5 derajat




  • Elongasi Bulan ≥ 8 derajat





Dengan terpenuhinya parameter tersebut, secara hisab bulan Syawal 1447 H telah dimulai secara serentak di seluruh dunia.


Halaman:

Tags

Terkini