ragam

BGN Gelar Bimtek Nasional, Tingkatkan Keamanan Pangan Program MBG

Selasa, 10 Maret 2026 | 13:13 WIB



Kedua, untuk mempercepat proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh dapur SPPG. SLHS adalah bukti formal bahwa suatu dapur telah memenuhi standar kelayakan higiene dan sanitasi.





"Percepatan penerbitan SLHS menjadi salah satu prioritas penting sebagai bentuk komitmen dan pertanggungjawaban SPPG dalam menyediakan makanan bergizi yang aman, higienis dan memenuhi standar sanitasi," ujar Suardi.





Bukan Sekadar Pelatihan, Tapi Awal Pendampingan Berkelanjutan





Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN, Dr. Nurjaeni, menambahkan bahwa kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal dalam membangun mekanisme pendampingan dan pemantauan yang berkelanjutan.





"Melalui koordinasi lintas pihak, diharapkan proses pengurusan SLHS tidak berhenti pada tahap pelatihan semata, tetapi dapat berlanjut hingga terbitnya sertifikat serta penerapan standar higiene sanitasi secara konsisten di lapangan," jelasnya.





Dengan pendekatan ini, tata kelola operasional dapur SPPG diharapkan semakin kuat dan kualitas pengolahan makanan terus meningkat.





Komitmen: Menghadirkan Manfaat Optimal bagi Masyarakat





Dr. Nurjaeni menegaskan komitmen BGN dalam menjalankan program MBG.





"Kami ingin memastikan bahwa program MBG benar-benar menghadirkan manfaat optimal bagi masyarakat melalui penyediaan pangan yang aman, sehat dan berkualitas," kata dia.





Langkah BGN ini menjadi fondasi penting agar program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjadi program bagi-bagi makanan, tetapi benar-benar menjadi investasi kesehatan dan gizi bagi generasi penerus bangsa. Dengan dapur yang higienis dan penjamah makanan yang kompeten, setiap suap makanan yang disajikan membawa kebaikan, bukan risiko.

Halaman:

Tags

Terkini