Ketika Pendapatan Naik, Gaya Hidup Ikut Naik
Menurut Tanti, fenomena ini juga berkaitan dengan lifestyle inflation. Istilah ini menggambarkan kecenderungan meningkatnya standar hidup seiring bertambahnya pendapatan.
Masalahnya, kenaikan gaya hidup sering kali tidak diimbangi dengan perencanaan keuangan yang matang.
Selain itu, kemudahan akses kredit konsumtif turut mempercepat fenomena tersebut. Kartu kredit, cicilan kendaraan, hingga layanan pay later membuat konsumsi menjadi semakin mudah dilakukan meski sebenarnya belum tentu mampu dibayar dalam jangka panjang.
Literasi Keuangan yang Masih Terbatas
Tanti juga menilai rendahnya literasi keuangan menjadi salah satu akar persoalan. Banyak masyarakat belum memahami pentingnya dana darurat, pengelolaan utang, serta investasi jangka panjang.
Tanpa tabungan dan aset produktif, peningkatan penghasilan tidak otomatis menjamin kesejahteraan yang berkelanjutan.
Meski demikian, tidak semua masyarakat sepenuhnya terjebak dalam pola tersebut. Sebagian mulai menyadari pentingnya menyiapkan dana darurat atau tabungan jangka panjang.
Namun realitas ekonomi menunjukkan bahwa bagi banyak pekerja Indonesia, penghasilan yang diperoleh sering kali hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar.