Klarifikasi Polisi: Tawuran Antar-Pelajar
Kapolsek Coblong, Kompol Riki Erickson, membenarkan adanya peristiwa tragis ini. Dugaan sementara, korban meninggal akibat aksi pengeroyokan yang melibatkan pelajar dari dua sekolah berbeda.
"Dugaan sementara (aksi pengeroyokan) anak SMAN 5 Bandung dengan SMAN 2 Bandung," kata Riki.
Ia menambahkan bahwa korban meninggal dunia di lokasi kejadian atau dalam perjalanan menuju rumah sakit. Saat ini, jasad korban telah dievakuasi di Rumah Sakit Sartika Asih, dan penanganan kasus secara keseluruhan telah dilimpahkan ke Polrestabes Bandung.
Tragedi ini menjadi catatan kelam bagi dunia pendidikan Bandung. Harapan besar kini tertuju pada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan mengungkap motif serta pelaku di balik pengeroyokan brutal tersebut. Lebih dari itu, semua pihak berharap kejadian serupa tidak terulang lagi, dan sekolah-sekolah dapat lebih intensif dalam melakukan pembinaan karakter dan pencegahan tawuran antar-pelajar. (**)