ragam

Tragedi Pelajar Tewas di Bandung, Wali Kota Farhan Nyatakan Perang terhadap Geng Motor

Selasa, 17 Maret 2026 | 09:09 WIB


[Locusonline.co] BANDUNG – Suasana haru dan kemarahan mewarnai Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (16/3/2026). Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan sikap tegasnya dengan mendeklarasikan perang terhadap geng motor. Hal ini dipicu oleh tewasnya seorang pelajar SMA Negeri 5 Bandung yang diduga menjadi korban kekerasan kelompok tersebut.





"Hati saya patah. Hati saya menangis menyaksikan seorang anak muda belum lagi usia 17 tahun wafat karena sebuah kekerasan," ujar Farhan dengan suara bergetar.





Farhan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.





"Kita doakan agar almarhum diterima di sisi Allah SWT dan kedua orang tua yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan dan ketakwaan," katanya.





Tidak Ada Toleransi untuk Geng Motor





Farhan menegaskan bahwa tragedi ini harus menjadi momentum untuk bertindak tegas. Ia menyatakan bahwa tidak ada lagi ruang bagi geng motor untuk beroperasi di Kota Bandung.





"Hal ini harus jadi motivasi bagi kita untuk menyatakan perang terhadap geng motor. Tidak ada lagi toleransi bagi geng motor, " tegasnya.





Bentuk Satuan Patroli Khusus





Sebagai langkah konkret, Farhan memerintahkan Sekretaris Daerah, Satpol PP, dan dinas terkait untuk segera berkoordinasi dengan TNI dan Polri. Targetnya adalah membentuk satuan patroli khusus yang akan bergerak memberantas geng motor.


Halaman:

Tags

Terkini