Fokus Bergeser ke Sektor Wisata
Memasuki masa libur Lebaran, pengamanan kini difokuskan ke sektor wisata. Provinsi Banten menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan, khususnya bagi masyarakat dari wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kondisi ini menyebabkan peningkatan jumlah kunjungan yang sangat signifikan.
Gubernur menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi di kawasan wisata Banten masih berjalan baik dan kondusif. Koordinasi terus dilakukan dengan TNI, Polri, dan pihak terkait untuk memastikan kenyamanan wisatawan.
"Pengamanan dilakukan untuk memastikan kenyamanan wisatawan. Pemerintah juga terus memantau perkembangan di lapangan secara real-time," tambahnya.
Lonjakan Wisatawan: 350 Ribu dan Diprediksi Capai 1,6 Juta
Berdasarkan data sementara yang dihimpun Dinas Pariwisata dan pihak kepolisian, jumlah wisatawan yang masuk ke wilayah Banten sudah cukup tinggi.
| Periode | Jumlah Wisatawan |
|---|---|
| Hingga 24 Maret 2026 | 350.000 orang |
| Proyeksi hingga akhir libur | 1,6 juta orang |
Angka ini menunjukkan bahwa Banten menjadi primadona wisata Lebaran tahun ini. Pantai Anyer, Carita, Tanjung Lesung, serta kawasan wisata pegunungan di Lebak menjadi destinasi favorit wisatawan.
Evaluasi untuk Masa Depan
Peninjauan langsung yang dilakukan Gubernur bersama jajaran tidak hanya bertujuan memantau situasi, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi untuk pengembangan pariwisata ke depan. Pemerintah Provinsi Banten ingin memaksimalkan potensi wisata daerah melalui perbaikan infrastruktur, pelayanan, dan keamanan.
Gubernur juga mengapresiasi peran media yang dinilai turut memberikan informasi dan masukan konstruktif selama periode mudik dan libur Lebaran.
Imbauan untuk Wisatawan
Menyikapi lonjakan wisatawan yang diprediksi masih akan terus meningkat, Pemerintah Provinsi Banten mengimbau masyarakat yang hendak berwisata untuk: