ragam

Libur Lebaran, 25.588 Wisatawan Serbu Bromo! PNBP Tembus Rp2 Miliar

Jumat, 27 Maret 2026 | 14:14 WIB


[Locusonline.co] Malang, Jawa Timur – Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menjadi primadona wisata selama libur Lebaran 2026. Tercatat sebanyak 25.588 wisatawan mengunjungi kawasan ini pada periode 21–24 Maret 2026, dengan dominasi wisatawan nusantara yang mencapai lebih dari 24 ribu orang.





Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengungkapkan bahwa selama masa libur Hari Raya Idul Fitri, aktivitas pelayanan kepada wisatawan berjalan dengan kondusif dan terkendali.





"Pelayanan terhadap wisatawan selama libur Hari Raya Idul Fitri, mulai 21-24 Maret berjalan dengan baik dan terkendali. Total ada 25.588 wisatawan, terdiri dari 24.671 wisatawan ke Bromo dan 917 ke Ranu Regulo," kata Rudi di Kota Malang, Kamis (26/3/2026).





Wisatawan Nusantara Mendominasi





Dari total 24.671 wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo, sebanyak 24.325 orang merupakan wisatawan nusantara, sementara 346 orang adalah wisatawan mancanegara. Adapun di kawasan Ranu Regulo, seluruh pengunjung yang berjumlah 917 orang adalah wisatawan dalam negeri.





KawasanWisatawan NusantaraWisatawan MancanegaraTotal
Gunung Bromo24.32534624.671
Ranu Regulo9170917
Total25.24234625.588




Kontribusi PNBP Tembus Rp2 Miliar





Tingginya minat wisatawan terhadap kawasan TNBTS memberikan dampak signifikan terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dari kunjungan ke Gunung Bromo saja, tercatat kontribusi PNBP mencapai lebih dari Rp2 miliar, sementara dari kawasan Ranu Regulo menyumbangkan Rp34,5 juta.





"Secara akumulasi, angka kunjungan wisata Gunung Bromo menyumbangkan total Rp2 miliar lebih terhadap pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Lalu, untuk Ranu Regulo menyumbangkan sebanyak Rp34,5 juta terhadap PNBP," ujar Rudi.





Strategi Pengaturan Kunjungan Cegah Kepadatan





Menghadapi lonjakan pengunjung, Balai Besar TNBTS bersama pemangku kepentingan terkait menerapkan skema pengaturan lalu lintas dan kunjungan yang ketat. Fokus utama pengaturan dilakukan di kawasan pintu masuk Cemorolawang, yang menjadi gerbang utama menuju Gunung Bromo.


Halaman:

Tags

Terkini