ragam

Purbaya: APBN ‘Aman Pak!’ Ketika Minyak Naik, Jawaban Tetap Tegap (Meski Rapat Sedikit Deg-degan)

Jumat, 27 Maret 2026 | 14:31 WIB
Gambar Ilustrasi AI



Narasi “aman” ini, menurut Purbaya, bukan sekadar optimisme kosong. Kementerian Keuangan telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas fiskal di tengah tekanan global. Hanya saja, ia mengakui, upaya tersebut belum sepenuhnya tersampaikan ke publik, mungkin karena kalah menarik dibanding grafik harga minyak yang terus naik.





Dalam suasana yang sedikit lebih cair, Purbaya juga mengakui bahwa ketenangan di luar tidak selalu mencerminkan suasana di dalam ruang rapat.





“Kita tidak pernah panik di luar. Walaupun di dalam rapat, panik juga sih,” ujarnya sambil berkelakar, memberi gambaran bahwa stabilitas fiskal kadang dibangun di atas diskusi yang tidak selalu santai.





Ke depan, pemerintah berjanji akan memperbaiki komunikasi publik terkait kondisi APBN. Tugas itu kini berada di pundak Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan yang baru dilantik, Robert Marbun, yang diharapkan mampu menjembatani antara kerja teknokratis dan pemahaman publik.





Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa secara hitungan, tidak ada angka “misterius” dalam APBN saat ini. Semua telah dihitung dan disimulasikan, bahkan untuk skenario harga minyak tinggi.





Di tengah ketidakpastian global, pemerintah tampaknya ingin mengirim pesan sederhana: boleh jadi harga minyak dunia naik, tetapi kepercayaan diri fiskal harus tetap stabil.





Atau, dalam versi lebih ringkasnya: selama jawabannya masih “aman, Pak”, maka publik diminta ikut tenang, setidaknya sampai rapat berikutnya dimulai.*****


Halaman:

Tags

Terkini