Meski saat ini kebutuhan pakan mulai dibantu oleh pemerintah pusat, proses pencairan anggaran yang kerap terlambat menjadi kendala serius.
“Kalau pembayarannya terlambat, operasional di lapangan ikut terganggu. Ini berpengaruh langsung pada kondisi satwa,” jelasnya.
Tak hanya pakan utama, kebutuhan tambahan seperti pakan ekstra, bahan bakar operasional, hingga perawatan lingkungan juga dinilai masih jauh dari ideal.
Tata Kelola Dinilai Belum Jelas
Pasca pengambilalihan oleh pemerintah pusat, Ono menilai belum ada perbaikan signifikan dalam tata kelola Bandung Zoo. Ia menyoroti belum adanya standar operasional yang jelas serta lemahnya koordinasi antarinstansi.
Kondisi ini dikhawatirkan terus berdampak pada kesejahteraan satwa maupun keberlanjutan operasional kebun binatang.
Nasib Karyawan Jadi Sorotan
Selain persoalan satwa, DPRD Jabar juga menyoroti kondisi ratusan karyawan yang hingga kini masih bekerja dalam ketidakpastian, baik dari sisi status kepegawaian maupun penghasilan.
“Ini bukan hanya soal satwa, tapi juga urusan kemanusiaan. Pemerintah harus hadir agar para karyawan bisa bekerja dengan tenang,” tegas Ono.
Dorong Langkah Nyata dan Perbaikan Menyeluruh
Ono mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk segera mengambil langkah konkret. Mulai dari penataan status kepegawaian, pembenahan sistem pengelolaan, hingga memastikan standar kesejahteraan satwa terpenuhi.