Dadan juga mengingatkan bahwa virus campak dapat bertahan di udara hingga dua jam, sehingga risiko penularannya sangat tinggi, terutama di ruang tertutup atau tempat keramaian.
Selain imunisasi yang menjadi perlindungan utama, masyarakat juga diminta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta meningkatkan daya tahan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi dan istirahat cukup.
"Pencegahan harus dilakukan bersama, mulai dari imunisasi, penggunaan masker, hingga pola hidup sehat, " ungkapnya.
Waspada, Kenali, dan Segera Bertindak
Campak adalah penyakit yang sangat mudah menular, tetapi dapat dicegah. Dengan mengenali gejala awal seperti demam tinggi, masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemeriksaan. Isolasi mandiri dan penggunaan masker menjadi langkah penting untuk memutus rantai penularan. Dinkes Bandung terus menggencarkan imunisasi dan edukasi, namun kesadaran masyarakat adalah kunci utama dalam melindungi diri dan orang-orang terdekat. (**)