ragam

Psikolog Anak, Anak Boleh Bikin Konten Medsos, Tapi Pakai Akun Orang Tua!

Rabu, 1 April 2026 | 13:13 WIB


[Locusonline.co] Jakarta – Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) yang membatasi anak di bawah usia 16 tahun untuk memiliki akun media sosial sendiri, bukan berarti mematikan kreativitas anak. Sebaliknya, aturan ini justru membuka peluang kolaborasi yang lebih sehat antara anak dan orang tua di ruang digital.





Psikolog anak dan keluarga lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Sani B. Hermawan P.Si, menegaskan bahwa anak-anak tetap dapat membuat konten kreatif di media sosial, namun menggunakan akun orang tua, bukan akun pribadi anak.





"Ya kenapa enggak berkolaborasi dengan orang tua? Anak boleh kok dengan orang tua berkolaborasi dengan tetap anak bisa berselancar media sosial, bisa punya panggung, tapi tadi bukan akun pribadi. Jadi tidak memangkas kreativitas anak, meningkatkan potensi anak melalui media sosial," kata Sani saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Selasa (31/3/2026).





Orang Kini Punya Kewajiban Mengawasi Anak di Ruang Digital





Sani menegaskan bahwa pada dasarnya, melalui PP Tunas, orang tua kini memiliki kewajiban untuk mengawasi anak bermain media sosial sebagai bentuk implementasi peraturan pemerintah. Kewajiban ini bukan sekadar aturan, melainkan peluang untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan anak.





Dengan usia di bawah 16 tahun yang dinilai belum memiliki kematangan emosional yang cukup untuk menghadapi berbagai risiko dunia digital, kehadiran orang tua menjadi sangat penting. Anak-anak masih rentan terhadap perundungan daring (cyberbullying), paparan konten tidak layak, hingga eksploitasi data pribadi oleh platform digital.





"Kehadiran orang tua dalam mengawasi anak bermain dan hadir untuk anak tanpa adanya media sosial mampu mengembangkan hubungan yang lebih dekat, serta memiliki waktu dengan anak yang lebih berkualitas," ujarnya.





Kolaborasi Anak-Orang Tua: Kreativitas Tetap Terasah, Hubungan Makin Erat





Sani menjelaskan bahwa dengan pendampingan orang tua, aktivitas anak di media sosial dapat berubah menjadi kegiatan bersama yang lebih positif dan efektif. Alih-alih anak menghabiskan waktu berjam-jam sendirian di depan gawai, orang tua dapat terlibat langsung dalam proses kreatif anak.


Halaman:

Tags

Terkini