Di satu sisi, langkah ini menjaga daya beli masyarakat. Di sisi lain, ia menimbulkan pertanyaan klasik: sampai kapan ketahanan ini bisa dipertahankan?
Dalam logika sederhana, menahan harga di tengah tekanan global ibarat menahan napas di bawah air bisa dilakukan, tapi tidak selamanya.
Keputusan tidak menaikkan harga BBM per April 2026 menjadi kabar baik jangka pendek bagi masyarakat. Namun, di tengah konflik global dan lonjakan harga minyak, kebijakan ini lebih menyerupai strategi “pendinginan suasana” daripada solusi permanen.
Publik mungkin belum perlu panik hari ini. Tapi seperti biasa dalam urusan energi: yang tidak naik sekarang, belum tentu tidak naik nanti.*****