[Locusonline.co] Bandung – Menyambut libur panjang Paskah pada akhir pekan ini, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menyiagakan lebih dari 200 personel untuk mengantisipasi kemacetan. Kota Bandung yang kerap menjadi destinasi favorit wisatawan saat liburan membutuhkan pengamanan lalu lintas yang optimal.
Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP Hudi Arif, mengungkapkan bahwa ratusan personel akan disebar ke sejumlah titik rawan penumpukan kendaraan, terutama di jalur masuk dan keluar Kota Bandung serta kawasan pusat keramaian.
"Kurang lebih 200 personel akan kami sebar ke seluruh titik rawan di Kota Bandung," ujar Hudi di Kota Bandung, Jumat (3/4/2026).
Titik Rawan Kemacetan yang Dipetakan
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan kepolisian, berikut titik-titik yang diprediksi akan mengalami kepadatan lalu lintas:
Gerbang Tol (Akses Utama)
| Gerbang Tol | Keterangan |
|---|---|
| Pasteur | Akses utama dari Jakarta ke pusat kota |
| Buahbatu | Akses dari selatan Bandung |
| Moh Toha | Akses dari timur Bandung |
| Summarecon | Akses ke kawasan timur Bandung |
Pusat Perbelanjaan & Wisata
| Kawasan | Keterangan |
|---|---|
| Paris Van Java (PVJ) | Pusat perbelanjaan favorit |
| Paskal | Kawasan kuliner dan perbelanjaan |
| Ledeng | Destinasi wisata alam |
| Dago | Pusat kuliner dan wisata |
Rekayasa Lalu Lintas Situasional
Dalam pelaksanaannya, kepolisian akan menerapkan pengaturan lalu lintas secara situasional, mulai dari rekayasa lalu lintas hingga sistem buka-tutup jalan. Kawasan Pasteur menjadi perhatian khusus karena sering terjadi lonjakan kendaraan dari arah Jakarta menuju pusat kota.
"Saat terjadi lonjakan kendaraan, kami akan memprioritaskan arus keluar kota untuk mengurangi penumpukan," katanya.
Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan yang kerap terjadi di gerbang tol Pasteur, yang merupakan pintu masuk utama wisatawan dari arah barat (Jakarta, Cikampek, dan sekitarnya).