ragam

Harga Emas di Pegadaian Stabil Awal April: Antam Rp2,972 Juta, UBS Rp2,885 Juta

Senin, 6 April 2026 | 10:30 WIB


[Locusonline.co] Jakarta – Mengawali pekan pertama di bulan April, harga emas batangan di Pegadaian terpantau stabil. Berdasarkan pantauan di laman Sahabat Pegadaian pada Senin (6/4/2026) pukul 05.02 WIB, harga emas untuk tiga jenama utama—Antam, UBS, dan Galeri24—tidak mengalami perubahan sejak Sabtu (4/4/2026).





Harga emas per gram untuk masing-masing produk masih tertahan di angka berikut:





ProdukHarga per Gram
Emas AntamRp2.972.000
Emas UBSRp2.885.000
Emas Galeri24Rp2.870.000




Ketersediaan Stok dan Kuantitas





Masyarakat dapat melakukan transaksi dengan berbagai pilihan kuantitas yang tersedia di Pegadaian:





ProdukRentang Kuantitas
Galeri240,5 gram – 1.000 gram (1 kg)
Emas UBS0,5 gram – 500 gram
Emas Antam0,5 gram – 100 gram (kanal digital Sahabat Pegadaian)





Catatan: Harga emas di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti fluktuasi pasar global.






Daftar Harga Emas Lengkap per 6 April 2026





Galeri24





UkuranHarga
0,5 gramRp1.505.000
1 gramRp2.870.000
2 gramRp5.672.000
5 gramRp14.076.000
10 gramRp28.076.000
25 gramRp69.812.000
50 gramRp139.514.000
100 gramRp278.891.000
250 gramRp695.513.000
500 gramRp1.391.025.000
1.000 gramRp2.782.049.000




Antam





UkuranHarga
0,5 gramRp1.539.000
1 gramRp2.972.000
2 gramRp5.881.000
3 gramRp8.795.000
5 gramRp14.623.000
10 gramRp29.188.000
25 gramRp72.839.000
50 gramRp145.595.000
100 gramRp291.109.000




UBS





UkuranHarga
0,5 gramRp1.560.000
1 gramRp2.885.000
2 gramRp5.724.000
5 gramRp14.144.000
10 gramRp28.139.000
25 gramRp70.209.000
50 gramRp140.130.000
100 gramRp280.150.000
250 gramRp700.168.000
500 gramRp1.398.692.000




Kabar Baik: ETF Emas Bakal Diluncurkan 27 April 2026!





Di tengah stabilitas harga emas fisik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membawa kabar gembira bagi para investor. OJK berencana melakukan grand launching instrumen investasi berupa Exchange Traded Fund (ETF) Emas pada 27 April 2026. Instrumen ini diharapkan dapat memperluas basis investor ritel sekaligus mendorong pendalaman pasar modal Indonesia.





Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan ketentuan terkait penerbitan ETF Emas telah diterbitkan dan saat ini memasuki tahap implementasi.





"Misalnya saja di suplai baru-baru ini, kita sudah menerbitkan dan memberlakukan ketentuan yang terkait dengan penerbitan ETF emas yang sudah masuk tahap implementasi," ujar Hasan dalam Konferensi Pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (2/4/2026).


Halaman:

Tags

Terkini