"Setiap tahun pasti berbeda, dari pertandingan, pemainnya. Konsep kali ini berbeda di mana dua pemain dengan voting tertinggi yaitu Yudha Saputera dari Satria Muda dan Andakara Prastawa dari Pelita Jaya Jakarta menjadi tim kapten dan diberi kebebasan memilih timnya sendiri," kata Junas.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Kapten Tim A | Yudha Saputera (Satria Muda) |
| Kapten Tim B | Andakara Prastawa (Pelita Jaya Jakarta) |
| Metode Pemilihan | Pemain memilih langsung anggota timnya |
| Tanggal Acara | 11 April 2026 |
| Tempat | Bandung Arena, Kota Bandung |
Format ini memberikan nuansa yang sangat berbeda karena para pemain bisa membentuk tim impian mereka sendiri. Selain itu, sistem ini juga menghadirkan momen nostalgia yang lebih terasa bagi para penggemar, karena mereka bisa melihat kolaborasi antarpemain yang biasanya tidak satu tim.
"Di sini pembedanya pemain ingin membuat timnya sendiri, karena selain soal pertandingannya ada sisi nostalgia juga dan memberikan yang terbaik untuk penggemar," katanya.
Antusiasme Penggemar dan Dampak bagi Kota Bandung
Dengan digelarnya IBL All-Star di Bandung—kota yang dikenal sebagai salah satu basis penggemar basket terbesar di Indonesia—diharapkan ajang ini dapat menjadi hiburan yang meriah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.
Bandung Arena, yang telah menjadi saksi berbagai pertandingan olahraga dan konser musik skala nasional, akan kembali bergemuruh oleh sorak sorai penonton yang menyaksikan aksi terbaik para bintang basket Tanah Air.
IBL All-Star 2026 di Bandung menjanjikan pengalaman yang tidak terlupakan bagi para pecinta basket. Dengan konsep baru yang menggabungkan olahraga, budaya, dan gaya hidup, serta sistem pemilihan tim yang revolusioner (pemain memilih pemain), ajang ini layak dinantikan. Saksikan bagaimana Yudha Saputera dan Andakara Prastawa memilih jagoan mereka untuk bertarung memperebutkan gelar bergengsi di akhir pekan nanti! (**)