ragam

Kemenkes Buka Suara soal Insiden Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung: "Itu Kekhilafan Perawat"

Jumat, 10 April 2026 | 19:19 WIB



Nina mengenali bayinya dari baju dan selimut yang dikenakan. Saat ia memanggil, orang itu mengaku bayinya diserahkan oleh perawat karena ibu kandungnya (Nina) tidak ada di tempat. Lebih mengejutkan lagi, gelang identitas bayinya telah digunting oleh perawat.





Kejadian ini sontak membuat Nina panik dan syok. Unggahannya pun viral dan memicu kekhawatiran publik tentang keselamatan pasien di rumah sakit ternama tersebut.





RSHS Minta Maaf, Keluarga Besar Sudah Saling Memaafkan





Aji memastikan bahwa insiden ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak rumah sakit langsung bergerak cepat, mengunjungi rumah pasien untuk menyampaikan permintaan maaf secara resmi. Keluarga pasien pun juga menyampaikan permintaan maaf karena persoalan ini menjadi viral di media sosial.





"Memang ada sedikit kesalahpahaman saja di lapangan dan ini sudah diselesaikan. Bahkan sudah dilaporkan ke Pak Gubernur juga, Gubernur Jawa Barat dan dia sudah apresiasi juga apa yang sudah kami lakukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin," ujar Aji.





Evaluasi Ketat: Pasien Dilarang Sembarangan Menitipkan Anak





Kemenkes menyatakan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga, terutama dalam hal kepatuhan terhadap Prosedur Operasional Standar (SOP).





"Hal ini menjadi pembelajaran agar prosedur operasional standar (SOP) dijalankan dengan benar. Pasien pun tidak boleh sembarangan menitipkan anaknya," tegas Aji.





Ke depan, Kemenkes akan mengevaluasi penanganan pasien agar prosedur tetap berjalan sesuai aturan, sehingga hal serupa tidak terulang.





Pihak yang Bertanggung JawabEvaluasi yang Diberlakukan
Rumah SakitMemperketat SOP titip-menitip pasien, terutama bayi.
Tenaga KesehatanDilarang menerima titipan bayi di luar prosedur medis yang mengganggu tugas utama.
Pasien/KeluargaTidak boleh sembarangan menitipkan bayi kepada nakes yang sedang bertugas.




Sorotan Publik: Apakah Kekhilafan Cukup?





Meskipun Kemenkes dan RSHS telah menyelesaikan masalah secara internal, publik menyoroti risiko besar dari kelalaian ini. Gelang identitas yang seharusnya menjadi pengaman utama pasien justru dipotong, dan bayi hampir dibawa pulang oleh orang yang salah.

Halaman:

Tags

Terkini