ragam

KKP Dukung Pelabuhan Cilauteureun, Nelayan Garut Siap Naik Kelas

Kamis, 16 April 2026 | 08:42 WIB




“Potensi perikanan di Garut luar biasa. Tentu kami mendukung usulan yang diberikan oleh Pemkab Garut dalam pengembangan Selatan Jawa, terutama di Garut. Namun, tentunya ini diperlukan proses dan perencanaan dengan baik. Mudah-mudahan niat baik ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Garut,” ungkap Ady Candra .






Ady menegaskan bahwa pihaknya akan segera menjalin komunikasi dan bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk menindaklanjuti perencanaan pembangunan tersebut. Komitmen ini menjadi angin segar bagi nelayan Garut yang selama ini beroperasi tanpa fasilitas pelabuhan yang memadai .





Urgensi Pembangunan: Dari Manajemen Hasil Tangkapan hingga Kesejahteraan Nelayan





Pembangunan Pelabuhan Cilauteureun bukanlah proyek seremonial semata. Keberadaan pelabuhan perikanan di pesisir selatan akan membawa dampak fundamental bagi ekosistem perikanan Garut:






  1. Efisiensi Bongkar Muat dan Distribusi: Selama ini, nelayan Garut selatan kesulitan dalam proses pendaratan ikan karena tidak adanya dermaga yang layak. Pelabuhan akan memungkinkan kapal-kapal nelayan untuk bersandar dengan aman, mempercepat proses bongkar muat, dan menjaga kualitas ikan .




  2. Pengurangan Biaya Logistik: Tanpa pelabuhan, nelayan seringkali harus menjual hasil tangkapan ke daerah lain atau melalui tengkulak dengan harga rendah. Pelabuhan akan membuka akses pasar yang lebih luas dan kompetitif.




  3. Pemicu Ekonomi Wilayah: Pelabuhan perikanan tidak hanya bermanfaat bagi nelayan. Ia akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat sekitar melalui munculnya usaha pengolahan ikan, es balok, bengkel kapal, hingga sektor perdagangan dan jasa.




  4. Peningkatan Kapasitas Tangkap: Dengan infrastruktur yang mendukung, nelayan dapat lebih berani melaut dan mengoptimalkan potensi tangkapan. Target peningkatan produksi menjadi 4.200 ton per tahun yang dicanangkan Diskanak akan lebih mudah tercapai .





Tahapan dan Lokasi Prioritas





Pemerintah Kabupaten Garut telah memetakan wilayah pesisir selatan dan mengidentifikasi dua lokasi strategis untuk pembangunan pelabuhan, yaitu di kawasan Pantai Cilauteureun, Kecamatan Cikelet, dan Pantai Rancabuaya, Kecamatan Caringin .





Mengingat kebutuhan yang mendesak dan keterbatasan anggaran, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Pelabuhan Cilauteureun menjadi prioritas utama pada tahap awal karena dinilai memiliki dampak ekonomi yang paling signifikan dan dapat segera dirasakan oleh nelayan setempat .





Rencana ini telah mendapatkan momentum positif. Selain dukungan dari KKP, Bupati Garut sebelumnya juga telah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat pada 25 Februari 2026. Kepala DKP Jawa Barat, Rinny Cempaka, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan Pemprov Jabar untuk mengawal usulan ini ke pemerintah pusat .





Sinergi untuk Garut Hebat





Kunjungan ke KKP RI ini menjadi langkah kongkrit dalam upaya menjemput bola ke pemerintah pusat. Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Garut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, proses perencanaan dan realisasi pembangunan Pelabuhan Cilauteureun diharapkan dapat berjalan lancar.





Bupati Abdusy Syakur Amin berkomitmen untuk terus mengawal proses ini. Baginya, pembangunan pelabuhan bukan hanya tentang beton dan dermaga, tetapi tentang menghadirkan kesejahteraan bagi ribuan nelayan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi pesisir.

Halaman:

Tags

Terkini