Sertifikasi ini menjadi nilai tambah bagi para pencari kerja saat melamar ke perusahaan atau memulai usaha mandiri.
Prioritas ke Depan: Pelatihan dengan Peluang Kerja Tinggi
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Nia Garnia Karyana, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran program yang mencakup 8 bidang keahlian tersebut. Ke depan, pihaknya berencana memprioritaskan pelatihan dengan peluang kerja tinggi, seperti:
✅ Industri upper sepatu – Mendukung sentra alas kaki Garut
✅ Jahit-menjahit – Peluang kerja di konveksi dan fashion
✅ Wirausaha perbaikan ponsel – Bisnis dengan pasar luas
✅ Pembuatan roti – Potensi kuliner yang terus berkembang
| Prioritas Pelatihan | Alasan |
|---|---|
| Upper Sepatu | Industri alas kaki Garut membutuhkan tenaga terampil |
| Menjahit | Konveksi lokal dan ekspor butuh sumber daya manusia |
| Service HP | Permintaan tinggi di era digital |
| Bakery | Tren kuliner dan peluang UMKM |
Testimoni Peserta: Disiplin, Fasilitas Memadai, Instruktur Detail
Kesan positif datang dari para peserta. Salsa Wilia Rahma dari kelas Desain Grafis mengapresiasi kedisiplinan dan fasilitas yang disediakan selama pelatihan.
“Lingkungan di BLK sangat disiplin, mulai dari apel pagi hingga olahraga. Instrukturnya sangat detail dalam menjelaskan materi sehingga mudah dipahami. Fasilitas di sini juga sangat memadai,” ungkap Salsa.
Pengalaman Salsa mencerminkan bahwa BLK Garut tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan etos kerja yang dibutuhkan di dunia profesional.
Gelar Karya Vokasi: Ajang Unjuk Gigi Peserta
Setelah penutupan pelatihan, Bupati bersama jajaran meninjau Gelar Karya Vokasi yang menampilkan hasil karya para peserta. Berbagai produk unggulan dipamerkan, mulai dari hasil jahitan, desain grafis, hingga minuman kopi racikan peserta barista.
Gelar karya ini menjadi bukti nyata bahwa pelatihan vokasi mampu menghasilkan output yang siap pakai dan memiliki nilai jual.