berita-internasional

Oracle PHK Ribuan Karyawan di Tengah Ekspansi AI, Estimasi Capai 30.000 Orang!

Rabu, 1 April 2026 | 12:32 WIB



DivisiKeterangan
Revenue and Health Sciences (RHS)Divisi pendapatan dan ilmu kesehatan
SaaS and Virtual Operations Services (SVOS)Layanan operasi virtual dan SaaS
Pusat pengembangan NetSuite di IndiaPusat pengembangan produk NetSuite




Seorang manajer di unit SVOS mengonfirmasi bahwa peran tingkat manajerial juga ikut dipangkas dalam penyisiran organisasi kali ini.





Dampak bagi Karyawan: Akses Dicabut, RSU Hangus





Karyawan yang terdampak di India menyebutkan bahwa paket pesangon akan diberikan berdasarkan masa kerja. Namun, unit saham terbatas (Restricted Stock Units/RSU) yang belum vest (belum menjadi hak penuh karyawan) dinyatakan hangus.





Dalam email pemberitahuan, manajemen Oracle menyatakan bahwa posisi karyawan dihapus sebagai bagian dari perubahan organisasi. Karyawan diminta memperbarui alamat email pribadi untuk proses administrasi pemutusan hubungan kerja melalui DocuSign.





Beberapa staf diinstruksikan bahwa tanggal formal terakhir mereka bekerja adalah 3 April, diikuti dengan periode garden leave selama satu bulan. Bagi mereka yang memiliki saham yang sudah vest, akses tetap diberikan melalui platform Fidelity.





Kondisi Keuangan: Laba Melonjak, Tapi Tekanan Utang Tetap Tinggi





Meskipun Oracle mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 95 persen menjadi 6,13 miliar dolar AS pada kuartal terakhir, perusahaan tetap agresif mencari pendanaan luar. Pada Januari lalu, Oracle mengumumkan rencana untuk menghimpun utang dan ekuitas senilai 50 miliar dolar AS.





Ekspansi ini didorong oleh kontrak besar, termasuk kesepakatan senilai lebih dari 300 miliar dolar AS dengan OpenAI. Hingga September, kewajiban kinerja tersisa (Remaining Performance Obligations/RPO) Oracle melonjak 359 persen menjadi 455 miliar dolar AS akibat tingginya permintaan infrastruktur cloud.





IndikatorAngka
Laba bersih kuartal terakhir6,13 miliar dolar AS (+95%)
Rencana pendanaan50 miliar dolar AS (utang & ekuitas)
Kontrak dengan OpenAI300+ miliar dolar AS
RPO (hingga September)455 miliar dolar AS (+359%)




Persaingan Cloud: Oracle vs Amazon





Investasi besar pada pusat data ini diharapkan akan memberikan keuntungan jangka panjang bagi perusahaan di tengah persaingan ketat dengan rival cloud seperti Amazon Web Services (AWS). Dengan fokus pada infrastruktur AI yang semakin diminati, Oracle berupaya mengejar ketertinggalannya di pasar cloud yang dikuasai oleh Amazon, Microsoft, dan Google.





PHK massal Oracle yang diperkirakan mencapai 30.000 karyawan menjadi langkah strategis perusahaan untuk membiayai ekspansi infrastruktur AI di tengah tekanan investor dan persaingan ketat. Meskipun laba melonjak dan kontrak besar diraih, beban utang dan penurunan harga saham memaksa Oracle melakukan efisiensi tenaga kerja secara masif.

Halaman:

Tags

Terkini