Jantung dari iPhone 16 Pro di Dalam MacBook
Salah satu faktor kunci yang memungkinkan Apple membanderol MacBook Neo dengan harga serendah ini adalah penggunaan chip yang sudah ada. MacBook Neo merupakan MacBook pertama yang menggunakan chip A18 Pro, prosesor yang sama dengan yang ada di iPhone 16 Pro.
"Salah satu hal yang berperan penting dalam mewujudkan MacBook Neo adalah fakta kami menggunakan prosesor seri-A. Dan jika Anda telah mengikuti evolusi prosesor seri-A, kinerjanya menjadi semakin bertenaga," kata Boger .
Dengan spesifikasi:
- Chip A18 Pro
- Penyimpanan 256GB (opsi 512GB)
- Memori 8GB
MacBook Neo dinilai sebagai pilihan yang sangat solid untuk berbagai kalangan, terutama untuk tugas-tugas sehari-hari seperti browsing, mengerjakan dokumen, streaming, dan konsumsi media.
Menggoda Pasar Pendidikan dan Konsumen Sensitif Harga
Kehadiran MacBook Neo dengan harga edukasi USD 499 menjadikannya penantang yang sangat serius bagi dominasi Chromebook di sekolah-sekolah. Selama ini, sekolah lebih memilih Chromebook atau PC murah Windows karena pertimbangan biaya. Kini, Apple hadir dengan tawaran yang sangat kompetitif.
"Memasuki kisaran harga USD 600 mengindikasikan strategi Apple adalah memperluas basis pengguna macOS dan bersaing secara lebih langsung dengan laptop Windows dan Chromebook di segmen pendidikan dan konsumen yang sensitif harga," tulis VP Perangkat Klien International Data Corporation (IDC), Francisco Jeronimo .
Lebih dari sekadar penjualan perangkat, langkah ini adalah strategi jangka panjang Apple untuk memperluas ekosistemnya.
"Dengan menurunkan hambatan masuk ke Mac, Apple dapat menarik lebih banyak pengguna ke dalam ekosistem layanan dan perangkatnya, terutama para pelajar dan pembeli Mac untuk pertama kalinya," tambah Jeronimo. (**)