Namun, tekanan dari kompetitor Android mulai terasa. Saat ini, sudah cukup banyak ponsel flagship Android yang menggunakan sensor 200 MP, bahkan ada yang menjajaki dua sensor 200 MP dalam satu ponsel.
| Ponsel | Konfigurasi Kamera 200 MP |
|---|---|
| Oppo Find X9 Ultra | 200 MP utama (Sony LYT-901) + 200 MP periskop (zoom optik 3x) + periskop lain 10x + ultra-wide 50 MP, zoom digital 120x |
| Samsung Galaxy S26 Ultra | 200 MP utama dengan teknologi canggih |
| Xiaomi 17 Ultra | 200 MP periskop telefoto |
Dengan kompetitor yang semakin agresif, Apple tampaknya mulai mempertimbangkan untuk mengikuti arus, meskipun dengan caranya sendiri—mengombinasikan sensor besar dengan pemrosesan komputasional unggulan.
Dampak Jika iPhone Pakai 200 MP
Jika Apple benar-benar mengadopsi sensor 200 MP, beberapa dampak yang mungkin terjadi:
1. Detail Foto Lebih Tajam
Resolusi tinggi memungkinkan cropping (memotong foto) tanpa kehilangan detail signifikan, memberi fleksibilitas editing lebih besar.
2. Performa Low Light Lebih Baik
Sensor 1/1,12 inci yang besar akan menangkap lebih banyak cahaya, menghasilkan foto malam lebih terang dan minim noise.
3. Peningkatan Zoom Digital
Dengan resolusi tinggi, zoom digital 2x atau 3x bisa tetap tajam tanpa perlu lensa telefoto tambahan (mirip pendekatan iPhone 14 Pro dengan sensor 48 MP).
4. Ukuran File Lebih Besar
Foto 200 MP akan menghasilkan file berukuran besar. Apple perlu memastikan penyimpanan dan pemrosesan tetap optimal.
5. Tantangan Pemrosesan
Apple harus menyempurnakan ISP (Image Signal Processor) dan algoritma pemrosesan untuk mengolah data dari sensor 200 MP secara real-time.