Kamis, 4 Juni 2026

Ucapan Wakil Rakyat Sakiti Hati Rakyat, Ijazah Ketua DPRD Garut Euis Ida Dituduh Hasil "Nembak"

Photo Author
locusonline, Locusonline.co
- Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:05 WIB
Ma'mol Abdul Faqih Ketua Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Kabupaten Garut Saat Demo di Depan DPRD
Ma'mol Abdul Faqih Ketua Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Kabupaten Garut Saat Demo di Depan DPRD

Dalam sebuah vidio yang beredar, Dengan Nada Sinis dan Arogan ketua DPRD Garut, Euis Ida Telah menghina dan Merendahkan Profesi Guru dengan Ngatain Seorang Pendemo "Sok Nangisna Sing Sae (Silakan Nangisnya yang Bagus)". Sontak Ucapan Euis Ida Itu Diteriaki oleh Pendemo dengan Menyebut "Anggota Dewan Hasil Nyuap, Ijazahnya dapat Nembak," Teriak para pendemo.  


"Sekolahnya dimana, ijazah na nembak nya" kata orang dalam vidio tersebut


LOCUSONLINE, GARUT - Ketua Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Kabupaten Garut, Ma'mol Abdul Faqih, akan mengambil langkah lanjutan terkait ucapan yang disampaikan oleh Ketua DPRD Garut, Euis Ida Wartiah, yang dinilai telah menyakiti guru honorer yang tengah melakukan aksi demonstrasi di Gedung DPRD pada Jumat (14/6/2024).

"Kita akan mengambil tindakan lanjutan, termasuk melaporkan Ketua DPRD Garut, Euis Ida Wartiah ke MKD DPRD Garut atau Badan Kehormatan (BK). Ucapannya telah menyinggung dan menyakiti ribuan guru honorer," ungkap Ma'mol Abdul Faqih, pada Sabtu (15/6/2024).

Beliau menjelaskan bahwa selain rencana pelaporan ke BK DPRD Garut, Fagar Garut juga akan mengajukan pengaduan kepada DPP Partai Golkar dan melaporkan kasus ini ke Dewan Etik Partai Golkar yang berada di DPP pada Rabu (19/6/2024).

"Kami akan bertolak ke Jakarta dan melaporkan ke Dewan Etik Partai Golkar. Ini langkah kami yang telah merasa terluka akibat pernyataan Ketua DPRD," ungkapnya.

Selain gesekan yang terjadi selama aksi demonstrasi, terdapat klarifikasi dari Ketua DPRD Euis Ida Wartiah di sebuah media online yang menggambarkan adegan pura-pura menangis. Padahal, guru tersebut tengah merasakan rasa sakit pada lambung.

"Kami melihat tindakan Ketua DPRD Garut tidak etis, seharusnya beliau menunjukkan empati, terutama saat mengetahui kondisi guru yang sedang mengalami sakit. Karena memang kondisinya tengah sakit," jelasnya.

Fagar Garut akan mendorong DPP Partai Golkar melalui Dewan Etik untuk meminta penjelasan dari Euis Ida Wartiah dan memberikan sanksi yang sesuai.

"Jika tidak salah, ada PDLT di Partai Golkar," tambahnya.

Fagar Garut mengungkapkan bahwa aksi unjuk rasa guru honorer yang tergabung dalam organisasi mereka bertujuan untuk menuntut keadilan terkait janji pengangkatan yang dijanjikan oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Namun, selama aksi tersebut, telah terjadi ucapan yang tidak pantas dari seorang pejabat publik.

Sebelumnya, seorang guru honorer perempuan berupaya menyampaikan keluhannya secara langsung kepada Ketua DPRD Garut. Namun, saat ia turun dari kendaraan, Ketua DPRD Garut, Euis Ida Wartiah, telah membuat komentar yang tidak pantas di depan guru-guru honorer tersebut.

"Saat turun dari kendaraan, bukannya mendekati, Ketua DPRD Garut malah mengeluarkan pernyataan yang seharusnya tidak dilontarkan, 'Sok Sing Sae Nangisnya' atau terbaik menangisnya, ini terjadi ketika di dalam ruangan dan dalam keadaan kesal," ucap Fitri Fauziah, guru asal Cibalong, Garut Selatan di Locus Online.

Fitri menyampaikan bahwa ia duduk di dekat pintu masuk, sedang mengalami sakit lambung yang amat menyiksa.

Hingga saat ini, Ketua DPRD Garut, Euis Ida Wartiah, sulit dihubungi untuk memberikan keterangannya.

Editor: Red

Editor: locusonline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X