Kamis, 4 Juni 2026

PPK Ngamprah Gelar Sosialisasi Pilkada 2024 untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Sorot Pentingnya Perekaman e-KTP

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Kamis, 10 Oktober 2024 | 10:22 WIB

LOCUSONLINE, BANDUNG BARAT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat, melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ngamprah, menyelenggarakan sosialisasi Pilkada 2024 untuk meningkatkan partisipasi pemilih, terutama pemilih pemula dan kelompok marginal. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung PGRI KBB, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, pada Rabu (9/10/2024).

Ketua PPK Ngamprah, Ramli Mahmud Hambali, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan KPU No. 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024.

"Sosialisasi ini menyasar pemilih pemula, kelompok masyarakat marginal, kaum disabilitas, tokoh masyarakat, serta unsur pemuda yang ada di wilayah Kecamatan Ngamprah," ungkapnya.

Ramli menekankan pentingnya keterlibatan berbagai kelompok masyarakat dalam sosialisasi ini untuk memastikan bahwa seluruh warga memiliki akses informasi yang cukup mengenai hak dan kewajiban mereka dalam pemilihan umum.

"Kami juga mengundang perwakilan sekolah SMA/SMK di wilayah Ngamprah, organisasi masyarakat seperti Masberto (Masyarakat Bertato), serta organisasi kepemudaan (OKP) yang aktif di kecamatan ini," tambahnya.

Dalam sosialisasi tersebut, PPK Ngamprah juga menyorot pentingnya pemilih pemula untuk segera melakukan perekaman e-KTP sebagai salah satu syarat utama untuk dapat menggunakan hak pilih pada Pemilu 2024.

"Bagi pemilih yang sudah berusia 17 tahun sebelum 27 November 2024, mereka sudah bisa melakukan perekaman e-KTP agar hak pilih mereka tidak hilang," jelas Ramli.

Data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menunjukkan bahwa masih ada sekitar 271 orang di wilayah Ngamprah yang belum melakukan perekaman e-KTP. Sebagian besar dari mereka adalah siswa sekolah yang telah memasuki usia 17 tahun atau yang termasuk dalam kategori pemilih pemula.

Ramli mengharapkan agar sosialisasi ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih aktif dalam pemilihan umum dan memastikan bahwa hak-hak warga, terutama bagi mereka yang baru pertama kali memilih, dapat terpenuhi dengan baik.

"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun hak suara yang terlewat. Pemilih pemula dan kelompok marginal harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini," pungkasnya.

Pewarta: Kamil

Editor: Bhegin

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X