Kamis, 4 Juni 2026

Dinas Lingkungan Hidup Tanpa Desa Akan Terasa Hampa

Photo Author
locusonline, Locusonline.co
- Senin, 14 Oktober 2024 | 11:21 WIB
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Ir. Jujun Juansyah Nurhakim, ST., MT meminta dukungan dari semua komponen masyarakat, khususnya Pemerintahan desa untuk mensukseskan program Zero Waste.
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Ir. Jujun Juansyah Nurhakim, ST., MT meminta dukungan dari semua komponen masyarakat, khususnya Pemerintahan desa untuk mensukseskan program Zero Waste.

LOCUSONLINE.CO, GARUT - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Ir. Jujun Juansyah Nurhakim, ST., MT meminta dukungan dari semua komponen masyarakat, khususnya Pemerintahan desa untuk mensukseskan program Zero Waste.

“Zero Waste adalah konsep pengelolaan sampah yang bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan dan dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir atau TPA hingga nol. Program ini lebih dikenal dengan nama gaya hidup bebas sampah,” papar Jujun Juansyah kepada wartawan, Selasa (04/10/2024).

Salah satu bagian dari program Zero Waste adalah program Eco Office, program ini menerapkan prinsip-prinsip perlindungan lingkungan hidup dalam kegiatan perkantoran. “Alhamdulillah, semua instansi di Pemkab Garut sudah melaksanakan program Eco Office, bahkan di bulan Oktober ini sudah diterapkan ke perkantoran tingkat kecamatan,” ujarnya.

-
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Ir. Jujun Juansyah Nurhakim, ST., MT saat memberikan arahan kepada jajarannya. :ft: asep ahmad)

Bahkan, sebut Jujun Juansyah, di awal November tahun 2024 dari 42 kecamatan, lima diantaranya akan mendapatkan penghargaan dari Pemkab Garut. “Di awal November kami akan mengumumkan siapa saja 5 kecamatan yang sudah berhasil menerapkan program Eco Office,” tandasnya.

Walau program Eco Office sudah mulai dilaksanakan oleh pihak instansi bahkan sampai ke Tingkat kecamatan, Jujun menekankan semua stake holder, dari mulai instansi Pemkab Garut, kecamatan hingga ke pemerintahan desa untuk melaksanakan gerakan jumat bersih.

“Program Zero Waste mulai disosialisasikan awal tahun 2024 lalu, alhamdulllah semua sudah berjalan dengan baik. Namun demikian, kami tekankan semua Lembaga pemerintah bisa menggalakan kegiatan Jumat bersih, agar setiap desa bersih,” jelasnya.

Dukungan Pemerintahan Desa Sangat Berarti


Selain itu, Jujun juga menekankan pemerintahan desa memberikan dukungan terhadap program zero waste melalui anggaran dan dukungan lainnya, sehingga bisa mewujudkan pengelolaan sampah dengan optimal.

“Artinya desa harus membuat pengelolaan sampah secara mandiri dan mendekatkan tempat sampah di sumbernya. Untuk itu, pihak desa harus membuat kelembagaannya terlebih dahulu yang dibentuk desa,” katanya.
Jujun mengingatkan semua Pemerintahan desa untuk terus mengajak serta memberikan contoh yang baik kepada Masyarakat.

“Jangan sampai Masyarakat membuang sampah sendiri tempat yang tidak semestinya seperti ke jembatan, sungai-sungai dan tempat lainnya. Sampah di masyarakat harus dijemput oleh petugas yang dihonor oleh pihak desa, maka akhirnya pengurangan sampah di desa akan terjadi,” papar Jujun.

Sebagai nahkoda di Dinas Lingkungan Hidup, Jujun mengaku tidak mungkin bisa mengentaskan persoalan sampah, jika tanpa bantuan Masyarakat, khususnya kepala kesa sebagai lokomotif pemerintahan di Tingkat desa.

“Jika Pemerintahan desa bisa mengingatkan sekaligus memberikan contoh yang baik kepada Masyarakat, maka tentu bisa mengurangi pasokan sampah ke TPA. Dinas Lingkungan Hidup tanpa bantuan desa akan mendapatkan harapan hampa, karena desa memiliki peranan yang sangat penting,” pungkasnya. (asep ahmad)

-
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Ir. Jujun Juansyah Nurhakim, ST., MT saat memberikan arahan kepada jajarannya. :ft: asep ahmad)

Editor: locusonline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X