Kamis, 4 Juni 2026

Inflasi Jawa Barat 0,35% di Desember 2024, Telur Ayam Ras Jadi Penyumbang Utama

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Sabtu, 4 Januari 2025 | 12:45 WIB
Statistisi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Jabar Ninik Anisah.
Statistisi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Jabar Ninik Anisah.

LOCUSONLINE, KOTA BANDUNG - Inflasi Jawa Barat 0,35% di Desember 2024: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat mencatat inflasi bulanan (month to month/m-to-m) sebesar 0,35% pada Desember 2024. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sukabumi (0,84%), sedangkan terendah di Kabupaten Bandung (0,20%).

Statistisi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Jabar Ninik Anisah menyampaikan, Komoditas penyumbang utama inflasi di bulan Desember adalah telur ayam ras, cabai merah, minyak goreng, cabai rawit, dan bawang merah.

Sementara itu, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2024 tercatat sebesar 111,71, naik 0,42% dibandingkan November 2024. Kenaikan NTP tertinggi terjadi pada subsektor hortikultura (5,10%), sedangkan penurunan terdalam terjadi pada subsektor tanaman pangan (-0,35%) dan peternakan (-0,17%).

Pariwisata

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Barat melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada November 2024 tercatat sebanyak 735 kunjungan, turun 16,00% dibandingkan Oktober 2024. Wisman asal Malaysia mendominasi dengan kontribusi 60,82%, diikuti Singapura (18,91%), Nigeria (1,36%), dan China (0,95%).

Destinasi Wisata

Kabupaten Bogor menjadi daerah tujuan utama wisatawan nusantara dengan kontribusi 15,69%. Destinasi utama lainnya adalah Kota Bandung (11,70%), Kota Bekasi (7,27%), Kabupaten Bandung (6,50%), Kabupaten Bekasi (6,46%), dan Kota Depok (5,72%).

Ekspor dan Impor

Secara tahunan (year on year/y-on-y), nilai ekspor Jawa Barat mengalami peningkatan 6,85% dibandingkan November 2023, mencapai 3,00 miliar dolar AS. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan kelompok migas dan nonmigas.

Nilai impor juga mengalami peningkatan 4,13% dibandingkan November 2023, didorong oleh kenaikan kelompok nonmigas (15,09%). Kelompok migas mengalami penurunan (-36,07%).

Editor: Bhegin

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X