Kamis, 4 Juni 2026

Longsor Tutup Sebagian Jalan Raya Puncak, Satlantas Lakukan Rekayasa Lalu Lintas, Pengendara Diminta Waspada

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Senin, 3 Maret 2025 | 08:58 WIB
Alat berat tengah membersihkan material longsor berupa tanah dan batang pohon di jalur Puncak, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (31/1/2025)(Tangkapan layar dari video amatir)
Alat berat tengah membersihkan material longsor berupa tanah dan batang pohon di jalur Puncak, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (31/1/2025)(Tangkapan layar dari video amatir)

LOCUSONLINE, BOGOR - Longsor tutup sebagian Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat imbas curah hujan yang tinggi pada Senin (2/3/2025) dini hari. Atas kondisi ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup jalur puncak di kedua arah karena adanya pembersihan longsor. Pada ruas tertentu, kendaraan juga harus bergantian melewati longsoran yang memakan badan jalan.

"Terjadi longsor di depan Hotel Basalamah, Jl Raya Puncak. Longsor memakan separuh badan jalan sehingga diperlukan bantuan alat berat," kata keterangan Instagram @satlantaspolresbogor.tmc.

Pada kabar terbaru yaitu pukul 05.00 WIB, Jasamarga melaporkan ruas Tol Jagorawi yaitu Simpang Gadog sudah bisa dilalui karena penanganan tebing longsor yang menutup sebagian badan jalan telah selesai. Namun pengemudi harus tetap berhati-hati.

Pendiri dan instruktur safety riding dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengingatkan bagi pengendara yang hendak melintas jalur dimaksud harus selalu awas dan melakukan perhitungan. Mengingat saat jalanan aspal yang tertutup lumpur memang relatif lebih licin dibanding dengan jalan aspal pada umumnya.

“Licin atau tidaknya tergantung dari karakter tanahnya, tapi kalau longsor biasanya tanahnya juga basah. Jadi biasanya juga lebih licin,” ujarnya kepada Kompas.com.

“Pastikan jarak pandang luas, sehingga pengemudi mampu melihat spot yang aman untuk dilalui. Aturan jarak dengan kendaraan di depannya untuk menghindari risiko terjebak atau terjadi benturan,” lanjut dia.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana juga menyarankan kepada pengendara yang kebetulan melintas di jalan tersebut agar lebih berhati-hati. Selain itu, pengemudi juga bisa memilih spot-spot di mana tidak terdapat sisa lumpur yang bisa membuat ban menjadi selip.

“Yang bikin licin itu adalah lumpur yang berada di atas permukaan aspal yang rata. Usahakan mengemudi mencari spot-spot yang kering atau lumpurnya sedikit untuk menghindari selip,” ucapnya.

Dia menambahkan, dalam kondisi jalanan yang terdapat lumpur sebaiknya melakukan akselerasi secara halus dan tidak memainkan pedal gas atau slip kopling.

“Semakin dimainkan maka risiko selip juga akan semakin besar, pastinya mobil-mobil yang melintasi jalan tol menggunakan ban karakter halus atau HT. Lakukan awalan dengan momen secukupnya sehingga didapatkan momen grip yang baik,” tuturnya.

Satlantas Polresta Bogor Kota dan Jasa Marga terus memantau kondisi jalan dan melakukan penanganan agar arus lalu lintas dapat kembali normal. Pengendara diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melintas di jalur Puncak, terutama saat kondisi cuaca buruk.

Editor: Bhegin

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X