Kamis, 4 Juni 2026

RW 12 Dian Permai, Teladan Keharmonisan dan Keterbukaan

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Rabu, 5 Maret 2025 | 08:49 WIB

LOCUSONLINE, Bandung - Warga RW 12 Dian Permai kini memiliki sebuah ruang terbuka hijau yang ramah lansia, Taman Lansia RW 12 Dian Permai. Peresmian taman ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menandai tidak hanya penyediaan ruang rekreasi bagi para lansia di wilayah tersebut, namun juga penetapan RW 12 Dian Permai sebagai Kampung Toleransi.

Erwin menekankan pentingnya taman lansia sebagai ruang hijau publik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat bersantai, tetapi juga sebagai simbol persatuan dan toleransi di antara masyarakat. Taman ini, kata Erwin, adalah sebuah Kampung Toleransi yang mewakili semangat gotong royong dan saling mendukung antarwarga. Ia menyatakan bahwa dengan adanya taman lansia ini, diharapkan akan terbentuk interaksi positif antara generasi muda dan lansia, sehingga membangun rasa saling pengertian dan empati di dalam komunitas.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada warga atas kolaborasi yang luar biasa dalam mewujudkan Taman Lansia ini. “Beberapa bulan lalu, saya melihat rencana pembangunan taman ini. Ternyata, hasil kolaborasi yang luar biasa dapat mewujudkan Taman Lansia RW 12 Dian Permai. Ini adalah bukti nyata kebersamaan antar warga,” ujarnya pada Selasa, 4 Maret 2025.

-


Keberadaan Taman ini menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat dapat bergotong royong dalam menciptakan ruang publik yang bermanfaat bagi seluruh warga, khususnya para lansia. Kehadiran taman ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk terus meningkatkan kualitas hidup warganya dan mendukung terciptanya lingkungan yang ramah lansia.

Kampung Toleransi, Contoh Harmonisasi Antar Umat Beragama


Peresmian Taman Lansia RW 12 Dian Permai juga dibarengi dengan penetapan wilayah tersebut sebagai Kampung Toleransi. Hal ini menunjukkan komitmen kuat warga dalam menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama.

Erwin menekankan bahwa keberagaman yang ada di RW 12 Dian Permai sejalan dengan program Bandung Utama (Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, Agamis). Program ini, menurutnya, akan terus digalakkan hingga ke 30 kecamatan di Kota Bandung.

"Saya melihat berbagai tokoh lintas agama berkumpul di sini. Ini adalah bukti bahwa RW 12 benar-benar menjadi contoh toleransi di Kota Bandung," tambahnya.

Erwin juga menekankan pentingnya menghormati dan membahagiakan para lansia, sejalan dengan nilai-nilai keagamaan yang mengajarkan keutamaan memuliakan orang tua. “Saya berharap di Kampung ini, kita bisa terus menghormati dan membahagiakan orang tua. Mari bersama-sama memperkuat toleransi dan tenggang rasa antarumat beragama,” tuturnya.

Perjalanan Panjang dan Semangat Gotong Royong


Tokoh masyarakat RW 12 Dian Permai, Pulcheria Rosutijani, menceritakan perjalanan panjang pembangunan Taman Lansia ini yang bermula dari ide sederhana saat perayaan Natal bersama pada tahun 2013. Pembangunan taman dimulai pada 3 Januari 2014 dengan semangat gotong royong warga.

“Kami ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan bersama,” ungkap Pulcheria.

Dari total 900 warga, 30 persennya adalah lansia, sehingga keberadaan Taman Lansia ini menjadi sangat dinantikan dan berarti bagi mereka. Pulcheria menekankan bahwa pembangunan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga inisiatif dari warganya sendiri.

“Kota Bandung tidak akan maju jika unsur kewilayahannya tidak ikut berkembang. Mari kita terus berbuat yang terbaik untuk kota ini,” katanya penuh semangat.

Dengan hadirnya Taman Lansia dan penetapan sebagai Kampung Toleransi, RW 12 Dian Permai menjadi teladan bagi wilayah lain di Kota Bandung untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, ramah lansia, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan toleransi antar umat beragama.

Keberadaan taman lansia tidak hanya memberikan ruang terbuka yang nyaman bagi para lansia, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat secara keseluruhan. Taman ini berfungsi sebagai pusat interaksi, di mana para lansia dapat berkumpul, berkomunikasi, dan beraktivitas bersama, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan adanya kegiatan rutin seperti senam, kelas seni, atau pertemuan komunitas, taman lansia berkontribusi terhadap kebahagiaan dan kesejahteraan mental para lansia, menciptakan suasana yang lebih ceria dan dinamis.

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X