LOCUSONLINE, GARUT - Wakil Bupati Garut Kecam Aksi Sweeping Ormas: Menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan aksi sekelompok anggota ormas yang membubarkan secara kasar warung makan yang buka di siang hari saat Ramadan. Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menemui perwakilan ormas Aliansi Umat Islam dan Satpol PP. Sabtu, 8 Maret 2025
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang anggota ormas memarahi pembeli di warung karena tidak berpuasa dan menumpahkan minuman di depan mereka. Aksi tersebut menimbulkan kegaduhan dan menjadi sorotan publik, termasuk Wakil Bupati Garut.
Dalam pertemuan tersebut, Putri Karlina menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak tepat dan berdampak buruk terhadap citra Garut. "Cara mainnya nggak begini, Satpol PP juga gak begini. Terus kalau sekarang viral, terus ke nasional. Garut ini memang ormasnya gini nanti orang yang mau investasi," ujar Putri dalam unggahan TikTok @tehputri.karlina, Jumat (7/3/2025).
Putri menekankan pentingnya menjaga ketertiban dengan cara yang benar, agar Garut tidak dicap sebagai daerah yang kurang kondusif. "Kalau misalnya Garut terkenalnya ormasnya meresahkan, anarkis dan segala macam, saya khawatir kalau Garut di cap sebagai kota tidak ramah investor," lanjutnya.
Perwakilan ormas Aliansi Umat Islam yang hadir mengakui bahwa kejadian ini di luar dugaan mereka dan menyampaikan permohonan maaf. "Dalam video yang beredar, kami memohon maaf bahwa hal tersebut di luar dugaan kami, mungkin ini teguran buat saya dan rekan-rekan," ujar perwakilan ormas.
Putri juga mengingatkan bahwa seluruh pihak, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat, memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga nama baik Garut. Jika citra Garut buruk di tingkat nasional, maka akan berdampak pada banyak aspek, termasuk investasi dan perekonomian daerah.
Sementara itu, Satpol PP menegaskan bahwa segala bentuk penertiban harus dilakukan sesuai aturan, dengan prinsip tegas, tepat, dan tetap humanis.
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk mengatasi permasalahan yang muncul akibat tindakan sekelompok ormas tersebut. Pemkab Garut berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan citra Garut sebagai daerah yang ramah dan kondusif dapat terus terjaga.
Editor: Bhegin