Kamis, 4 Juni 2026

Apa Imbauan Sekda Formalitas? Petani di Garut Menjerit Pupuk Subsidi Mahal

Photo Author
Nuroni, Locusonline.co
- Minggu, 16 Maret 2025 | 21:01 WIB
foto istimewa
foto istimewa

LOCUSONLINE, GARUT - Apa Imbauan Sekda Formalitas?: Harga pupuk subsidi di Kabupaten Garut masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) oleh kios resmi, meskipun Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, telah mengeluarkan himbauan pada bulan Mei 2024 lalu. Minggu, 16 Maret 2025

Peraturan Menteri Perdagangan No. 4 Tahun 2023 tentang penyaluran dan pengadaan pupuk bersubsidi sektor pertanian menetapkan HET untuk pupuk bersubsidi sebagai berikut:

- Urea: Rp. 2.250/Kg - Npk Phonska: Rp. 2.300/Kg - Npk Formula: Rp. 3.300/Kg - Pupuk Organik: Rp. 800/Kg.

-


Namun, banyak kios resmi yang menjual pupuk bersubsidi dengan harga di atas HET dengan alasan biaya bongkar muat. Hal ini terjadi meskipun Sekda telah mengeluarkan surat edaran yang melarang penjualan pupuk bersubsidi di atas HET.

Seorang petani di Kabupaten Garut yang tidak mau disebut namanya mengeluh kepada media Locusonline, Sabtu (15 Maret 2025), bahwa ia membeli pupuk bersubsidi dengan harga Rp. 2.800 per kilogram atau Rp. 140.000 per karung (50 kg). Ia merasa terbebani dengan harga tersebut, mengingat harga pupuk di wilayah lain lebih murah.

"Masa pupuk bersubsidi dijual dengan harga Rp. 2.800 per kilogram atau Rp. 140.000 per karung (50 kg), itu sangat membebani kami para petani," keluhnya.

Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang dikonfirmasi melalui sambungan seluler mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan para kios resmi untuk menyampaikan himbauan Sekda. Namun, PPL mengaku tidak mengetahui adanya penjualan pupuk bersubsidi di atas HET.

Kasus ini menunjukkan perlunya tindakan tegas dari pemerintah Kabupaten Garut untuk menindak kios resmi yang menjual pupuk bersubsidi di atas HET. Petani sebagai pihak yang paling terdampak harus dilindungi dengan memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi dengan harga yang sesuai dengan HET.

Baca Juga : Bazar Murah di 15 Kecamatan Bantu Kendalikan Inflasi Selama Ramadan



Pewarta: Nuroni

Editor: Bhegin

Editor: Nuroni

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X