Kamis, 4 Juni 2026

Oknum Tenaga Honorer di Dinas Pendidikan Kabupaten Diduga Terlibat Prostitusi Terselubung, Pihak Dinas Belum Terima Laporan Resmi

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Sabtu, 5 April 2025 | 18:58 WIB
Ilustrasi Prostitusi. shutterstock.com
Ilustrasi Prostitusi. shutterstock.com

LOCUSONLINE, BANGKA - Seorang oknum tenaga honorer berinisial A.S (37), yang bertugas sebagai staf di bagian Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka, diduga terlibat dalam praktik prostitusi terselubung. Dugaan ini muncul setelah beredar sejumlah pesan dan pengakuan dari korban di kalangan internal pegawai.

A.S, yang sebelumnya mengajar sebagai guru honorer di salah satu SD di Sungailiat, dipindahkan ke kantor dinas karena kerap tidak masuk kerja dan dinilai tidak disiplin.

Berdasarkan keterangan dari salah satu korban yang identitasnya dirahasiakan, A.S diduga merayu beberapa perempuan dengan janji hubungan asmara. Ia bahkan pernah menawarkan hubungan intim dengan imbalan uang sebesar Rp100 ribu kepada seorang guru di wilayah Sungailiat.

"Semua komunikasi dilakukan melalui WhatsApp, tapi isi percakapannya langsung dihapus oleh yang bersangkutan," ungkap korban tersebut, dikutip dari asatuonline.id.

A.S juga disebut-sebut pernah menikahi beberapa perempuan secara siri. Dugaan kuat, hal itu merupakan bagian dari modus untuk memanfaatkan kondisi ekonomi dan psikologis korban demi keuntungan pribadi.

Aktivitas ini disinyalir telah berlangsung selama beberapa tahun. Nama A.S bahkan dapat dikenali dalam aplikasi Get Contact dengan berbagai tag mencurigakan, termasuk "Papi G", yang mengindikasikan keterlibatannya dalam praktik menyimpang.

Di lingkungan kerja, A.S kerap terlihat hanya datang untuk mengisi absen, lalu menghilang dan menghabiskan waktu di warung kopi. Meski perilaku tersebut telah lama menjadi sorotan, hingga kini belum ada tindakan tegas dari pihak Dinas Pendidikan.

Sumber internal menyebutkan bahwa isu ini sudah menjadi pembicaraan hangat di kalangan pegawai. Sejumlah pihak mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh terhadap A.S demi menjaga integritas lembaga.

Saat dikonfirmasi pada Sabtu (5/4/2025), A.S membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

"Itu tidak benar, Bang," ujarnya singkat kepada Asatu Online.

"Oh begitu… Kami cuma mau tahu saja dari mana tuduhan ini berasal," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Vini Awilia, mengaku belum menerima laporan resmi terkait dugaan tersebut.

"Saya belum dapat laporan dari atasannya langsung. Nanti saya konfirmasikan dulu ke atasannya," ujar Vini saat dikonfirmasi.

Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka diharapkan segera melakukan investigasi untuk mengungkap kebenaran dugaan tersebut dan mengambil tindakan tegas jika terbukti.

Editort: Bhegin

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X