Kamis, 4 Juni 2026

Kepala Desa Bunder Purwakarta Berkolaborasi dengan Warga Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Jumat, 11 April 2025 | 10:26 WIB

LOCUSONLINE, PURWAKARTA - Kolaborasi apik antara Kepala Desa Bunder, Tedy M. Taufik, dan warga setempat menunjukkan kepedulian terhadap warga yang menempati rumah tidak layak huni. Jumat, 11 April 2025

Salah satu contohnya adalah rehabilitasi rumah keluarga Ma Ecum (70) dan anaknya, Tuti Sumiati (49), seorang janda dengan tiga anak di Kp. Selaeurih, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Rumah Ma Ecum yang sudah rapuh dan memprihatinkan sering bocor ketika hujan turun, menimbulkan kecemasan bagi keluarga ini.

"Selain takut ambruk, kami sekeluarga sangat repot apalagi kalau hujan besar air masuk ke area dalam rumah, makanya dibuatkan polisi tidur agar tidak langsung tembus ke kamar, tapi kamar juga sudah pada bocor, ya akhirnya sering banjir, pokoknya rasa takut campuraduk sangat sedih macam-macam kepikiran," ungkapnya pilu.

Tedy M. Taufik menjelaskan bahwa ini bukan kali pertama pihaknya membantu rehabilitasi rumah tidak layak huni di Desa Bunder.

"Banyak sudah sejak Kepala Desa Bunder menjabat, sudah puluhan rumah dari tahun ke tahun termasuk diperumahan sekitar mendapati rumah warga tidak layak huni, dengan berbagai cara, selagi mampu bersama masyarakat sekitar gotong royong untuk membantunya, karena kalau mengandalkan pemerintah kan sesuai program, jadi waktunya cukup lama, akhirnya diputuskan bersama-sama untuk segera membantunya," kata Kades.

Tedy menjelaskan bahwa rehabilitasi rumah Ma Ecum dilakukan dengan gotong royong bersama warga sekitar.

"Pokoknya kita berjuang bersama terlebih dahulu, sesama warga Bunder yang mampu rereongan sesuai yang dibutuhkan, bagi warga yang punya bambu bantu bambu, yang punya genteng dibantu gentengnya, intinya bantuan matrial dan untuk makan minum pekerja kami rereongan, kami bantu sesuai yang dibutuhkan, warga punya lebih nya apa itu yang diberikan, tentunya seikhlasnya dan mampunya apa silahkan membantu untuk dimanfaatkan agar rumah tidak layak huni menjadi layak huni," ungkapnya.

Tedy menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian antar warga di Desa Bunder.

"Kita itu di Desa Bunder rata-rata warganya saling peduli, kebetulan ada pekerja sosial setempat yang sudah paham karakter warga dan lingkungan sekitar, kita selalu koordinasi jangan sampai ada kejadian yang tidak diharapkan, seperti di sini, ada Ibu Ida pekerja sosialnya yang selalu memberi tahu setiap perkembangan lingkungan dan Warga kepada pihak Desa," ucapnya.

Rehabilitasi rumah Ma Ecum mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ma Ecum mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.

"Selain takut ambruk, kami sekeluarga sangat repot apalagi kalau hujan besar air masuk ke area dalam rumah, makanya dibuatkan polisi tidur agar tidak langsung tembus ke kamar, tapi kamar juga sudah pada bocor, ya akhirnya sering banjir, pokoknya rasa takut campuraduk sangat sedih macam-macam kepikiran," ungkapnya pilu.

Kolaborasi antara Kepala Desa Bunder dan warganya menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Hal ini merupakan contoh yang baik dalam membangun keharmonisan dan kesejahteraan di masyarakat.

Pewarta: Laela

Editor: Bhegin

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X