Kamis, 4 Juni 2026

Akibat Sungai Citanduy Meluap Ratusan Rumah di Ciamis Terendam Banjir, BPBD Evakuasi Lansia

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Kamis, 22 Mei 2025 | 15:34 WIB
foto: ANTARA
foto: ANTARA

LOCUSONLINE, CIAMIS — Akibat Sungai Citanduy Meluap: Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis sejak Rabu dini hari, 21 Mei 2025, menyebabkan Sungai Citanduy meluap dan merendam ratusan rumah di Kecamatan Panumbangan dan Cihaurbeuti. Sejumlah warga, termasuk lansia, dievakuasi oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis karena khawatir banjir terus meluas. Kamis, 22 Mei 2025

Ketinggian air di dalam rumah warga dilaporkan mencapai 40 sentimeter, sementara di luar rumah lebih tinggi. Jalan utama di wilayah terdampak juga ikut tergenang, menyebabkan beberapa kendaraan mogok saat mencoba melintasi genangan air. Selain permukiman, areal persawahan turut terendam banjir.

“Banjir mulai masuk ke rumah menjelang pagi, dan perlahan surut pada siang hari,” ujar Endang, warga Panumbangan. Ia menyebut banjir sudah dua kali terjadi sepanjang 2025, dengan kejadian terparah pada Maret lalu. “Setiap tahun pasti banjir. Bukan hanya soal kerugian, tapi juga berdampak pada kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga :


Kantor Desa Nagreg Kendan dan 3 Orang Warga Tertimbun Longsor, Luapan Air Bercampur Lumpur Rendam Jalan Raya Nagreg



Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Citanduy meluap. Selain banjir, sejumlah wilayah juga mengalami longsor dan pergerakan tanah.

“Banjir paling parah terjadi di Desa Kertaraharja, Sindangmukti, dan Sindangherang di Kecamatan Panumbangan, serta Desa Sukasetia di Kecamatan Cihaurbeuti,” terang Ani. Pada banjir bulan Maret lalu, Desa Tanjungmulya dan Kertaraharja juga terdampak, dan 12 kepala keluarga sempat diungsikan.

Sementara itu, pergerakan tanah aktif terpantau di Desa Sukajaya, Kecamatan Rajadesa. Tiga rumah warga rusak akibat retakan tanah, sementara 17 rumah lainnya terancam. Saluran air di lokasi telah dialihkan guna mencegah kerusakan lebih parah.

Ani mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas. “Kami terus siaga, terutama di daerah rawan banjir dan longsor,” ujarnya. (BAAS)

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X