Kamis, 4 Juni 2026

PWI Purwakarta dan Kejari Bahas Sinergi Media-Penegak Hukum dalam Silaturahmi Akrab

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 17:19 WIB
Silaturahmi antara insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Purwakarta dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta
Silaturahmi antara insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Purwakarta dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta

LOCUSONLINE, PURWAKARTA — Silaturahmi antara insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Purwakarta dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta, Martha Parulina Berliana, berlangsung hangat di Saung Adhyaksa, area kantor Kejari Purwakarta, Kamis (5/6/2025). Pertemuan ini membahas pentingnya keterbukaan informasi, koordinasi media, dan etika pemberitaan yang selaras dengan tugas penegakan hukum.

Ketua PWI Purwakarta hasil konferensi 29 April 2025, Adi Kurniawan Tarigan, bersama sejumlah pengurus dan anggota, diterima langsung oleh Kajari beserta jajarannya. Dalam forum tersebut, Kajari memberikan ruang bagi wartawan untuk menyampaikan berbagai masukan dan pertanyaan terkait akses informasi publik di lingkungan kejaksaan.

Menurut Kajari, pihaknya berkomitmen menjaga transparansi dan profesionalitas pelayanan, termasuk dalam proses penyampaian informasi kepada media. Ia menegaskan, seluruh prosedur pelayanan di Kejari harus sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Setiap tamu yang datang akan diarahkan sesuai prosedur, mulai dari penyambutan petugas, pencatatan kehadiran, hingga penyampaian informasi ke pejabat terkait. Ini demi menjaga ketertiban dan akuntabilitas,” ujarnya.

Kajari juga menyampaikan permohonan maaf jika ada komunikasi yang belum terlayani optimal, terutama di luar jam kerja. Ia mengimbau agar insan media memahami situasi tersebut dan tetap menjalin komunikasi yang sehat dan saling menghargai.

Terkait pembatasan informasi tertentu, Kajari menjelaskan bahwa hal itu dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan data oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia mencontohkan, pernah ada individu yang mengatasnamakan wartawan khusus kejaksaan dan memanfaatkan akses informasi untuk kepentingan pribadi.

“Pernah terjadi, informasi digunakan tidak sebagaimana mestinya. Karena itu, pola kerja lama kami evaluasi dan sekarang kami terapkan sistem yang lebih terkontrol agar tidak merugikan lembaga maupun masyarakat,” jelasnya.

Dalam sesi diskusi, Kajari juga merespons laporan wartawan mengenai kasus saksi yang diminta menyerahkan pengembalian kerugian negara oleh jaksa tanpa dokumentasi resmi. Bahkan setelah jaksa tersebut dipindah tugaskan, tidak ada kejelasan administrasi terkait.

Menanggapi hal itu, Kajari menegaskan bahwa praktik semacam itu tidak akan ditoleransi selama masa kepemimpinannya.

“Jika ada bukti, silakan laporkan. Saya tidak akan membiarkan tindakan yang mencederai integritas lembaga ini. Kami siap membina dan menindak tegas jika ada oknum internal yang menyalahgunakan kewenangan,” tegasnya.

Di akhir pertemuan, Kajari mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan keluhan atau laporan melalui jalur resmi. Ia menegaskan bahwa Kejari Purwakarta siap melayani publik secara profesional sesuai dengan prinsip transparansi dan keadilan.

“Kami terbuka bagi masyarakat yang ingin menyampaikan persoalan. Sepanjang sesuai dengan SOP dan kewenangan kami, kami akan bantu dengan maksimal. Tugas kami bukan sekadar menegakkan hukum, tapi juga melayani,” pungkasnya. (Laela)

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X