Kamis, 4 Juni 2026

Tender Rasa Teater, CV Citra Megah Konstruksi dan Sutradara Masih Misterius

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Senin, 7 Juli 2025 | 10:42 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

LOCUSONLINE, BOGOR — Di tengah hiruk-pikuk pemerintahan yang konon menjunjung transparansi dan akuntabilitas, sebuah pertunjukan klasik kembali dipentaskan di Kota Bogor. Kali ini bukan di gedung pertunjukan, tapi di ruang tender proyek Pemkot Bogor, dengan aktor utama bernama CV Citra Megah Konstruksi dan sutradara yang masih misterius. Senin, 7 Juli 2025

Sorotan publik mengarah ke panggung proyek Revitalisasi SDN Otista Tahun Anggaran 2024, berbudget mewah Rp2,4 miliar. Di antara banyak “pemain” yang ikut audisi, hanya satu yang tampaknya mendapat standing ovation: CV Citra Megah Konstruksi.

Harga penawarannya memang tidak termurah—sekitar 9% di bawah HPS, tapi lebih tinggi dibanding peserta lain yang akhirnya gugur karena... surat sewa alat yang kurang lengkap atau dokumen K3 yang tak sesuai gaya naskah.

“Ini bukan sekadar administrasi. Ini mirip penyutradaraan hasil, dengan skenario pemain utama sudah ditentukan sejak pembacaan naskah awal,” kata Jajang Nurjaman, Koordinator Center for Budget Analysis (CBA), Sabtu (5/7).

Tak cukup memegang satu peran, CV yang sama juga kembali unjuk gigi dalam Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) terpadu SD dan SMP di SDN Cimahpar 3, senilai Rp15 miliar. Hebatnya, kembali mereka menjadi bintang utama meski sempat disorot karena alamat kantor yang “nggak nyambung” di Kelurahan Tegal Gundil.

Kalau ada penghargaan "Vendor Terfavorit Pemerintah", barangkali pialanya sudah masuk etalase mereka sejak lama. Karena selain menang tender, mereka juga jago dalam pertunjukan penunjukan langsung. CBA mencatat, pada tahun anggaran yang sama, CV ini juga memenangkan proyek pembangunan TPT dan pemeliharaan Jalan Pagentongan Raya—tanpa kompetisi berarti, tanpa audisi terbuka.

"Ini bukan lagi soal efisiensi, tapi indikasi pola permainan peran. Siapa yang menulis naskahnya, siapa yang menyutradarai, ini yang perlu dibongkar," lanjut Jajang.

Baca juga :


Jalan Berlubang, Uang Mengalir: Dugaan Skandal Proyek Aspal, Kapolres Nyaris Jadi Tersangka



Melihat pertunjukan ini semakin panjang dan dramatis, CBA mendesak KPK untuk masuk sebagai penonton kritis yang siap meniup peluit. Mereka juga mendorong BPK agar melakukan audit investigatif, bukan hanya untuk proyek Otista, tapi seluruh panggung tempat CV Citra Megah Konstruksi tampil.

Jika benar ada rekayasa dokumen dan pokja yang lebih sibuk menyusun daftar peran daripada mengevaluasi secara obyektif, maka publik berhak bertanya: Benarkah ini pengadaan, atau sekadar pengondisian yang dibungkus formalitas?

"CBA akan terus kawal. Ini bukan sekadar proyek, tapi soal moral, akuntabilitas, dan bagaimana uang rakyat dipakai. Jika dibiarkan, kita hanya menyaksikan teater berulang, dengan penonton yang makin apatis," tutup Jajang.

Kota Bogor sedang hangat. Tapi jangan salah, bukan karena suhu—melainkan karena aroma proyek yang semakin tajam menusuk. Kalau pengawasan tak diperketat, bukan hanya SDN Otista yang perlu direvitalisasi. Barangkali nurani birokrasi juga. (Bhegin)

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X