Kamis, 4 Juni 2026

Siaga Ratusan Relawan & Alat Berat: Skenario Terburuk di Jalur Mudik Cianjur dan Para Petugas di Lapangan

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Senin, 8 Desember 2025 | 16:04 WIB


[Locusonline.co, CIANJUR] — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten Cianjur tidak hanya mempersiapkan penyambutan wisatawan, tetapi juga bersiap untuk menghadapi skenario terburuk. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur telah menyiagakan sejumlah alat berat dan ratusan relawan di sepanjang jalur rawan bencana, dari utara hingga selatan.





Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, mengungkapkan langkah ini merupakan respons antisipatif terhadap prediksi cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). "Kami berkoordinasi dengan provinsi dan pusat untuk menempatkan alat berat di sepanjang jalur utama Cianjur," kata Asep, Minggu (7/12/2025).





Peta Titik Rawan dan Strategi Penempatan





Koordinasi intensif telah dilakukan dengan Dinas PU Provinsi Jawa Barat dan Kementerian PU untuk menempatkan alat berat di lokasi-lokasi strategis. Tujuannya jelas: memastikan respons yang cepat dan tepat jika bencana terjadi di tengah arus mudik yang padat.





Berikut adalah titik-titik rawan yang menjadi fokus pengawasan dan kesiapan alat berat:






  • Kawasan Utara: Puncak-Cipanas dan Sugenang.




  • Jalur Tengah: Jalan Raya Bandung-Cianjur.




  • Kawasan Selatan: Jalan Raya Cibeber-Sindangbarang, Naringgul-Ciwidey, serta kawasan pantai selatan yang diprediksi masih mengalami gelombang tinggi hingga akhir tahun.





Penempatan tidak hanya di jalur darat. Mengingat Cianjur memiliki destinasi pantai di selatan, BPBD juga menyiagakan petugas dan relawan di area wisata untuk mengantisipasi risiko gelombang tinggi dan memberikan rasa aman kepada pengunjung.





Kekuatan Manusia: 360 Relawan dan Petugas Siaga





Di balik kesiapan alat berat, yang tak kalah vital adalah kesiapan sumber daya manusia. BPBD Cianjur telah menyiagakan 360 orang yang terdiri dari relawan dan petugas terlatih. Mereka akan tersebar di setiap desa dan kecamatan, dengan tugas multi-peran:






  1. Pengawasan dan Pemantauan kondisi jalur secara aktif.




  2. Pemberi Imbauan langsung kepada pengendara untuk berhati-hati, terutama saat hujan lebat.




  3. Tim Respons Cepat pertama yang bergerak jika terjadi insiden atau bencana.





"Berbagai upaya dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pendatang saat menghabiskan libur di Kabupaten Cianjur," tegas Asep.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X