Kamis, 4 Juni 2026

Pukulan Bertubi-tubi ke IHSG, Dari MSCI, Moody's, Perang Iran, hingga Fitch Ratings

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Kamis, 5 Maret 2026 | 05:05 WIB


[Locusonline.co] JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang menghadapi badai sempurna. Setelah mengawali tahun 2026 dengan manis mencetak rekor baru di level 9.002 pada 8 Januari, bursa saham Indonesia kini harus terpuruk akibat serangkaian sentimen negatif yang datang silih berganti. Dari kebijakan MSCI, pemangkasan outlook oleh lembaga rating internasional, hingga eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah, IHSG seolah mendapat pukulan bertubi-tubi.





Pada perdagangan Rabu (4/3/2026), IHSG ambles 4,03 persen ke level 7.619,885, bahkan sempat menyentuh titik terendah 7.584,85 . Berikut rangkuman lengkap rentetan peristiwa yang mengguncang pasar modal Indonesia.





1. MSCI Bekukan Pasar Indonesia, IHSG Anjlok 7%, Pejabat Mengundurkan Diri





Pada 28 Januari 2026, IHSG pagi itu tiba-tiba anjlok 7 persen dipicu sentimen dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) . Sehari sebelumnya, MSCI secara resmi membekukan sementara pasar saham Indonesia dengan sejumlah perubahan dalam proses rebalancing indeks.





Kebijakan MSCI ini berlaku untuk indeks review Februari 2026, meliputi:






  • Membekukan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS) .




  • Menghentikan penambahan konstituen baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) .




  • Membekukan perpindahan naik antar segmen ukuran indeks, termasuk dari Small Cap ke Standard .






"Perlakuan ini bertujuan untuk mengurangi risiko perputaran indeks dan risiko investasi, sekaligus memberikan waktu bagi otoritas pasar terkait untuk memberikan peningkatan transparansi yang berarti," tulis pengumuman resmi MSCI .






Sehari berselang, Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan trading halt pada Kamis (29/1). Hari itu IHSG merosot 8 persen ke posisi 7.654,66 .





Laporan MSCI dan tersungkurnya IHSG berkali-kali ini memicu gelombang pengunduran diri pejabat tinggi otoritas pasar modal:


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X