[Locusonline.co] Jakarta – Gelombang arus balik Lebaran 1447 H mulai terasa sejak Senin (23/3/2026). Korlantas Polri mencatat peningkatan volume kendaraan yang signifikan, baik dari arah timur jauh maupun dari wilayah Bandung. Untuk mengantisipasi kepadatan, rekayasa lalu lintas berupa one way dan contraflow resmi diberlakukan di sejumlah ruas Tol Trans Jawa.
Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol. Faizal, mengungkapkan bahwa lonjakan kendaraan sudah terlihat sejak Senin siang hingga Selasa dini hari.
"Arus balik terutama yang dari arah timur jauh maupun dari arah Bandung sudah terlihat, dan dari tadi Senin siang ke Senin sore sudah dilakukan rekayasa-rekayasa lalu lintas berupa one way," ujar Brigjen Pol. Faizal dalam keterangannya.
Skema One Way Lokal: Brebes hingga Cikampek
Untuk mengurai kepadatan yang mulai mengular, Korlantas Polri memberlakukan one way lokal mulai dari KM 263 Tol Brebes, Jawa Tengah, hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama. Skema ini dirancang untuk mengalirkan kendaraan yang memadati jalur timur menuju Jakarta secara lebih terkendali.
Selain itu, contraflow juga diterapkan dari KM 70 hingga KM 47 untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di ruas yang mengalami peningkatan volume tinggi.
"Untuk contraflow sendiri dibuka dari KM 70 sampai dengan KM 47, dan sampai dengan dini hari ini masih terlihat kondusif," jelasnya.
Bandung Dialihkan ke Tol Japek II Selatan
Bagi pemudik yang berasal dari arah Bandung dan sekitarnya, Korlantas Polri melakukan pengalihan arus melalui Tol Fungsional Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan. Langkah ini diambil untuk mengurangi beban kepadatan di ruas tol utama yang menjadi lintasan favorit pemudik dari arah timur.