Kamis, 4 Juni 2026

Dua Anak Harimau Mati di Kebun Binatang Bandung, Terinfeksi Panleukopenia

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07 WIB


[Locusonline.co] BANDUNG – Kabar duka kembali datang dari Kebun Binatang Bandung. Dua ekor anak harimau berusia 8 bulan dilaporkan mati mendadak setelah terinfeksi virus mematikan Panleukopenia. Peristiwa ini memicu perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, yang kini bertekad melakukan pembenahan total terhadap tata kelola kebun binatang.





Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengaku sangat terpukul. Berdasarkan hasil pemeriksaan para ahli, kedua anak harimau terinfeksi virus yang dalam sepekan terakhir berkembang sangat ganas dan bersifat akut.





"Ini sangat memprihatinkan dan menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Meski panleukopenia tergolong virus yang umum, namun ketika menyerang kucing besar usia muda, tingkat fatalitasnya sangat tinggi, " kata Farhan di Kebun Binatang Bandung, Kamis (26/3/2026).





Biosekuriti Jadi Prioritas Utama





Farhan menegaskan bahwa langkah cepat kini difokuskan pada penguatan sistem biosekuriti di kawasan kebun binatang. Pengamanan dan kesehatan satwa menjadi prioritas utama.





Pemkot Bandung akan menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat, termasuk Kementerian Kehutanan, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola kebun binatang.





"Kasus ini harus menjadi titik balik untuk memperbaiki sistem pengelolaan secara total, " tegasnya.





Penangkaran Tak Berhenti, Target Pelepasliaran





Sebagai lembaga konservasi, kebun binatang dituntut tetap menjalankan fungsi utamanya: menjaga keberlangsungan reproduksi satwa langka. Farhan menyatakan, program penangkaran tidak boleh berhenti, bahkan ke depan akan dikembangkan hingga tahap pelepasliaran satwa.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X